Akting Lagi dan Jadi Jomblo Tua di 'Love for Sale', Gading Marten Coba Keluar Zona Nyaman
Film

Gading Marten bercerita tentang cara mendalami perannya di film 'Love for Sale'.

WowKeren - Gading Marten dan Della Dartyan dipasangkan dalam film baru berjudul "Love for Sale". Kembali ke dunia akting lagi, Gading Marten merasa dia ditantang untuk keluar dari zona nyamannya.

"Karena pertama banyak yg bilang 'kok yakin mau pake Gading?' gitu 'emang dia bukan ngebanyol mulu orangnya?'" kata Gading. "Si Ucup (penulis naskah) negesin 'emang si Stallone yang main Rocky mukulin orang tiap hari? Enggak kan'. Jadi memang gue ditantang keluar dr zona nyaman gue juga," tuturnya saat diwawancarai WowKeren di Grand Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

"Gue tuh terlalu nyaman dengan kerjaan sebagai host, kerja sejam dua jam, sehari bisa ambil tiga kerjaan tapi kadang-kadang emang kangen sama syuting gitu kalau sinetron mungkin pas lebaran," curhatnya. "Kangen sih gue main film jadi begitu dapet tawaran yg benar-benar oke menurut gue, diskusi sama manager gue yaudah ambil aja deh," imbuh Gading Marten.

Namun bukan berarti suami Gisella Anastasia ini akan keluar dari pekerjaannya sebagai host. "Gue emang suka sama dunia entertaiment ya tapi kalau kerjaan memang host, zona nyaman gue. Gue dikasih mic ayoo ngebanyol tapi kalau akting nih emang pengin juga kan kita bikin sesuatu tp hasilnya nanti. Kalau ngehost kan hasilnya langsung, kalau film penasaran nanti orang suka nggak ya, ada deg-degannya," tutur Gading saat ditemui di acara promo film "Love for Sale" yang bekerjasama dengan Alibaba UC News.


Proses syuting film ini dimulai pada November dan melakukan pengambilan gambar selama dua minggu di Bogor dan Jakarta. Gading Marten juga menambah berat badannya untuk peran di fim "Love for Sale". "Iya gue targetin emang sampe 84 beratnya dari 76/77 lumayan ya, dan sekarang gue susah ngurusinnya. Gemukinnya makan mulu malem-malem jam 2 atau 3 pagi makan nasi goreng. Pas liat trailernya mau posting antara bangga dan malu ya."

Kocak, Gading Marten merasa dikerjai dengan perannya. "Chicko Jericho sama Ucup ngerjain gue nih. peran utama begini banget hidup gue haha. Jadi pas pertama tuh aduh gue bangga tapi ko malu ya haha yaudahlah," kata Gading. Pasalnya di film ini dia menjadi Jomblo berusia 41 tahun dan hidup sendiri bersama kura-kura hingga akhirnya mulai mencoba aplikasi kencan.

Berkaitan dengan karakter ini, Gading berusaha mendalami peran dari teman-temannya yang memiliki kisah sama. "Jadi temen saya memang ada yang kayak Richard (karakter di film) gitu tapi nggak umur 41 sih, 38-39 tahun masih dengan kesendiriannya, dengan keanehannya, memang ada orang-orang seperti itu," kata Gading. "Ini kan jomblo, gue nggak, gue punya keluarga jadi memang melihat dari beberapa teman yang memang mengalami kesendirian itu. Karena memang ada di lingkaran kita orang-orang seperti itu, temen yang kadang ndablek, susah di bilangin, kan jomblo itu ada tiga, jomblo yang galaku, jomblo yang pemilih, yang ketiba udah galaku terus milih-milih. Ya jomblo itu pilihan," imbuh Gading.

Nantikan "Love for Sale" yang menurut Gading akan mengetuk hati penonton, apalagi untuk jomblo. "Anda bisa menemukan pasangan lewat banyak hal dari kenalan teman dan aplikasi juga. Hidup ini lu mau ngapain, apa yg kurang dr hidupmu? apa memang mau habiskan hidup jomblo atau sendirian seumur hidup, atau emang mau ada orang yang nantinya ngurusin lu," tutup Gading. Film ini akan rilis perdana 15 Maret 2018.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!