Menurut pengacara Salman, pengadilan gagal menunjukkan bukti kuat yang menunjukkan bahwa sang aktor telah membunuh dua antelope.
- Tim WowKeren
- Kamis, 05 April 2018 - 18:57 WIB
WowKeren - Salah satu aktor kondang Bollywood, Salman Khan kembali tersandung masalah hukum. Aktor berusia 52 tahun ini dinyatakan bersalah oleh pengadilan Kota Jodhpur, negara bagian Rajasthan karena membunuh hewan dilindungi di India, antelope.
Pihak kepolisian India menahan Salman setelah pengadilan menyatakan bahwa sang aktor dan sejumlah rekannya telah membunuh satwa langka tersebut dalam perburuan pada 1 Oktober 1998 silam. Atas tindakannya tersebut, Salman pun dijatuhi hukuman selama lima tahun penjara.
Aktor "Race 3" ini dijatuhi hukuman berdasarkan pasal 51 Undang-Undang Perlindungan Satwa Liar. Sementara rekan-rekannya yang lain mendapatkan tuntutan pasal 51 dan 149 KUHP India. Maksimal hukuman berdasarkan pasal tersebut adalah 6 tahun penjara.
Dilansir Times of India pada Kamis (5/4), Salman berburu di daerah desa Kankani, Jodhpur bersama Saif Ali Khan, Sonali Bendre, Neelam dan Tabu pada tahun 1998. Dalam perburuan tersebut, sang aktor dituduh telah membunuh dua antelope yang kala itu berstatus satwa langka dengan menggunakan senjata api.
Pengacara Salman, HM Saraswat pun berniat mengajukan masa percobaan atas hukuman yang dijatuhkan pada aktor tersebut. Menurut Saraswat, pengadilan gagal menunjukkan bukti kuat yang menunjukkan bahwa Salman telah membunuh dua antelope. Lebih jauh, pengacara tersebut juga menuduh bahwa pengadilan telah merekayasa bukti.
"Jaksa gagal membuktikan tuduhan atas terdakwa dan telah merusak dan merekayasa bukti serta dokumen dan juga menggunakan saksi palsu untuk membuktikan kasus ini," tutur Saraswat. "Mereka gagal membuktikan jika kedua antelope itu dibunuh dengan senjata api. Oleh karena itu, penyelidikan seperti ini tidak dapat dipercaya."
Salman sendiri juga sempat mengaku bahwa dirinya dijebak. Mantan kekasih Katrina Kaif ini mengklaim jika kedua antelope tersebut mati secara wajar, bukan karena dibunuh olehnya dengan menggunakan senjata api.
(wk/)