Dimarahi Hingga Tak Bisa Nambah Jatah Makan, Siwan Ungkap Kerasnya Kehidupan Militer
Selebriti

Seperti ini sulitnya kehidupan Siwan saat harus menyesuaikan diri dengan segala sesuatu di militer.

WowKeren - Saat ini Im Siwan masih menjalani kegiatan wajib militer. Lawan main Yoona Girls' Generation di drama "The King in Love" itu membagikan pengalamannya dalam menjalani wajib militer lewat sebuah tulisan yang dipublikasikan di media The Korea Defense Daily.

Tulis Siwan yang berjudul "Seluk Beluk dalam Menyesuaikan Diri di Kehidupan Militer" tersebut dipublikasikan pada 21 Juni lalu. Dalam tulisannya ini, aktor yang mengawali kariernya sebagai idol itu mengungkapkan seperti apa hari-harinya dalam menjalani wajib militer.

"Aku bergabung dengan militer Juli lalu," tulis Siwan. "Aku malu, tapi tetap percaya diri dengan berpikir, 'Aku hanya harus bekerja keras' tanpa pengetahuan apapun tentang militer. Hasilnya, kehidupan militerku tidak mudah sejak hari pertama karena hal-hal yang kita dapatkan di masyarakat tidak kita dapatkan di militer."

Menggunakan percakapan tentang makanan, Siwan menulis kalau ia meminta lebih banyak daging, maka ia mendapat jawaban, "Tidak boleh, karena makanannya sudah dibuat dengan jumlah yang sudah diatur. Nanti orang-orang di belakangmu tidak kebagian". Sedangkan saat tak ingin makan karena sedang tak berselera, ia mendapat jawaban, "Tidak boleh. Makan juga adalah kewajiban seorang tentara".


Siwan

The Korea Defense Daily

Siwan melanjutkan dengan memberikan lebih banyak contoh sulitnya menyesuaikan diri di kehidupan militer, namun kini dirinya sudah bisa menyesuaikan diri yang naik jabatan menjadi kopral. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada usaha unitnya untuk memberikan kebebasan lebih kepada para tentara dengan menggelar sesi mengobrol seminggu sekali dengan perwira komandan dan penghapusan rangking untuk tentara yang masuk dalam waktu kurang dari enam bulan antara satu sama lain.

"Sangat menarik bahwa persepsiku berubah seperti ini dalam beberapa bulan," lanjut Siwan. "Ketika aku pertama kali masuk dan berulang kali membuat kesalahan serta dimarahi, aku yakin bahwa militer adalah tempat yang sulit dan membuat frustrasi. Tetapi sekarang, aku yakin bahwa militer adalah organisasi yang mencoba menjamin hak asasi individu dan mengumpulkan pendapat sebanyak mungkin."

"Aku bisa merasakan betapa komandan batalion, kepala sersan dan petugas lainnya saling mengurus satu sama lain dan setiap tentara," sambungnya. "Aku mendapatkan perhatian dan pertimbangan yang sama sejak aku baru direkrut, tetapi baru sekarang aku mulai menyadarinya. Dengan kata lain, hari-hari ketika aku merasa tidak nyaman saat dimarahi pada awalnya hanyalah bagian dari transisi yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Setelah menyesuaikan, aku mulai memperhatikan institusi dan sistem yang tidak dapat aku lihat sebelumnya dan sekarang hidup dengan sangat puas.

Siwan menyimpulkan tulisannya dengan melihat ke depan secara positif untuk perubahan dan masa depan serta berharap yang terbaik untuk angkatan bersenjata Korea Selatan. Siwan sendiri dijadwalkan untuk dibebaskan dari tugas militernya pada 10 April 2019.

(wk/dewi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait