Sang suami akhirnya menjabarkan permasalahan sebenarnya dalam rumah tangganya dengan Shezi Idris.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Kamis, 06 September 2018 - 16:46 WIB
WowKeren - Rumah tangga aktris cantik Shezi Idris dan Krisna Adityata Pratama Wira Senjaya yang telah dibina selama hampir delapan tahun dan dikaruniai dua orang anak nampaknya sudah tidak dapat dipertahankan lagi. Melalui media, Shezi membantah penyebab perceraianya adalah lantaran sang suami berselingkuh darinya.
Tidak hanya itu, kakak Sheza Idris ini juga menyangkal faktor perekonomian yang membuatnya mengajukan gugatan cerai. Belum lama ini, Shezi buka suara bahwa sang suami suka nyinyir hingga membuatnya menangis tiap hari.
Menanggapi pernyataan Shezi, Krisna pun akhirnya memberikan pendapat. Menurutnya, ia dan Shezi sudah tidak sependapat hingga menyebabkan pertengkaran yang pada akhirnya tidak baik bagi perkembangan anak-anaknya.
"Sering tidak sepikiran, terus berantem kan akhirnya," ujar Krisna saat dilansir dari Okezone pada Kamis (6/9). "Suasana seperti ini yang lama kelamaan enggak baik untuk anak-anak."
Sama seperti Shezi, Krisna membantah adanya orang ketiga dalam rumah tangganya. Ia juga menyangkal adanya kekerasan dalam rumah tangga.
"Selingkuh itu enggak ada, orang tua kita pun juga sudah mempercayakan," lanjut Krisna. "Apalagi KDRT misalnya kata orang itu enggak benar sama sekali."
Krisna menerima gugatan cerai Shezi dengan lapang dada. Meskipun berat membuang kenangan hidupnya bersama Shezi selama 8 tahun, jika gugatan cerai adalah hal terbaik bagi Shezi, ia akan berusaha ikhlas.
"Saya akan ikuti semua prosedur, " lanjut Krisna. "Berusaha kuat walaupun saya sadar bahwa enggak mudah melepas semuanya setelah 8 tahun kita sama-sama."
Biarpun bercerai, Krisna berharap komunikasinya dengan Shezi tidak terputus. Hal ini ia lakukan semata-mata demi kebaikan dua buah hatinya.
"Sama Shezy saya berharap jika kita tidak bisa menjadi pasangan suami istri, tapi silaturahmi tetap dijaga," sambung Krisna. "Karena apalagi jika bukan untuk kepentingan anak."
(wk/tria)