Uni Eropa Kirim Dana Bantuan Rp 25 M untuk Korban Gempa dan Tsunami Donggala-Palu
Twitter/Sutopo_PN
Nasional

Tak hanya bantuan berupa dana, Uni Eropa juga akan mengirimkan seorang pakar ke kawasan bencana.

WowKeren - Indonesia kini tengah berduka dengan terjadinya gempa yang mengguncang Donggala-Palu yang juga mendatangkan tsunami pada Jumat (28/9). Hingga saat ini, evakuasi para korban masih terus dilakukan. Korban tewas sudah mencapai angka 832 orang hingga Minggu (30/9) kemarin.

Gempa tersebut rupanya mencuri perhatian dunia karena guncangan dan jumlah korban yang sangat besar. Uni Eropa memberi bantuan kemanusiaan sebesar 1,5 juta euro (sekitar Rp. 25 miliar) untuk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan lewat pernyataan resmi yang dikirim lewat surat elektronik yang diterima Kompas.com. Sumbangan tersebut diharapkan dapat membantu daerah yang paling terdampak gempa dan tsunami.

"Kami bertindak cepat untuk menyalurkan bantuan darurat untuk para korban bencana di Indonesia," ujar Komisioner Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis Uni Eropa, Christos Stylianides pada Minggu (30/9) dilansir dari Kontan. "Dana kami akan membantu mereka yang paling terdampak dan membantu memberikan pasokan makanan, tenda, air bersih dan sanitasi, serta obat-obatan."


"Doa kami bersama semua korban dan petugas kami bekerja 24 jam untuk menyelamatkan nyawa," lanjutnya. Dana tersebut merupakan bentuk solidaritas Uni Eropa terhadap warga Indonesia yang terkena bencana.

Tak hanya bantuan berupa dana, Uni Eropa juga akan mengirimkan seorang pakar ke kawasan bencana. Pakar tersebut dikirimkan untuk melakukan koordinasi upaya pemulihan yang dilakukan Uni Eropa.

Uni Eropa juga telah mengaktifkan sistem pemetaan satelit Copernicus agar kawasan bencana dapat terus di pantau oleh pihak yang berwenang. Selain itu, mereka juga menyiagakan Pusat Kordinasi Respon Darurat (ERCC) untuk memantau perkembangan dan siap menyalurkan banjuan jika dibutuhkan.

Sementara itu, 832 korban meninggal akibat gempa dan tsunami Donggala-Palu akan segera dimakamkan pada Senin (1/10). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa prajuritnya tengah menyiapkan lubang ukuran 10x100 meter sebagai untuk pemakaman massal.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!