Dilansir dari informasi yang diberikan BMKG, peristiwa ini terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.
- Nur Islamiyah
- Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:46 WIB
WowKeren - Pada Selasa (9/10), tepatnya pukul 11.40, Jakarta mengalami hari tanpa bayangan. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) lewat akun Twitter resminya.
Hari tanpa bayangan disebut juga dengan kulminasi. Dilansir dari informasi yang diberikan BMKG, peristiwa ini terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat seolah menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.
Halo sobat BMKG yang di Jakarta dan Serang, jangan lewatkan fenomena Hari Tanpa Bayangan siang ini yah tepat pukul 11.40 WIB.
— BMKG (@infoBMKG) 9 Oktober 2018
Kali aja bayangan masa lalumu yang pahit dengan si dia juga ikut menghilang.
😁#HariTanpaBayangan#Kulminasi#infobmkg pic.twitter.com/3c18NonVoA
Kulminasi akan terjadi setiap dua kali dalam setahun. Waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa. Khususnya kota Pontianak yang terletak di khatulistiwa, fenomena ini terjadi bersamaan dengan saat matahari berada di garis tersebut.
Setelah Jakarta dan Serang, hari tanpa bayangan juga akan terjadi di daerah Bandung dan Semarang pada 11 Oktober mendatang. Warga Semarang akan kehilangan bayangannya pada pukul 11.25 WIB sementara Bandung 11.36 WIB.
Warga Surabaya juga akan merasakan fenomena yang sama pada 12 Oktober pukul 11.15 WIB. Selanjutnya Yogyakarta pada 13 Oktober pukul 11.24 WIB.
Fenomena ini tentunya mengundang antusias masyarakat. Mereka membanjiri unggahan dari BMKG tersebut dengan berbagai komentar.
"Bogor gakena ya min? Kenapaaaa," komentar akun @chialouv. "Beneran? Gua nyoba ah," tulis akun @jhon****.
"Tinggal nunggu tanggal 12 nih," ujar akun sjbng*****. "Makasih min infonya," tambah akun iam.l*****.
(wk/nris)