Kembali Ungkap Dukungan untuk Pengungsi Yaman di Pulau Jeju, Jung Woo Sung Makin Dihujat
Selebriti

Jung Woo Sung mengaku paham dengan orang-orang yang menolak pengungsi Yaman di Pulau Jeju.

WowKeren - Jung Woo Sung kembali dibanjiri hujatan terkait pendapatnya tentang masalah pengungsi Yaman di Pulau Jeju. Kali ini, bintang film "Illang: The Wolf Brigade" itu memberikan alasan kenapa ia secara pribadi mendukung para pencari suaka Yaman tinggal di negaranya.

Seperti diketahui, Yaman kini tengah dilanda perang saudara yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Sekitar 500 warga Yaman telah tiba di pulau Jeju antara Januari dan Mei lalu. Hal ini memicu sentimen antipengungsi di negara tersebut.


Sebagai duta kehormatan untuk UN Refugee Agency, Jung Woo Sung terang-terangan mengajak warga Korea Selatan untuk memberi dukungan pada mereka. Namun aktor ganteng kelahiran 1973 itu justru menuai pro kontra dari netter. Saat tampil di program talk show yang dirilis online pada 20 Oktober lalu, Jung Woo Sung membahas reaksi sejumlah netter yang menyerangnya karena mendukung pengungsi Yaman.

"Aku sepenuhnya memahami posisi orang-orang yang menolak pengungsi. (Namun) Korea sudah memiliki aturan yang mengatur kedatangan para pengungsi. Kalian bisa mempercayakannya pada pemerintah," ujarnya. Jung Woo Sung mengaku khawatir orang-orang mudah termakan informasi palsu sehingga membuat mereka menyuarakan penolakan.

Setelah mengutarakan pendapatnya, Jung Woo Sung diserang komentar netter saat itu juga. Netter menulis komentar-komentar seperti, "Kau berkata seperti itu karena hidup di tempat yang nyaman" serta, "Jika kau kasihan pada pengungsi, ajak mereka tinggal di rumahmu saja".

Jung Woo Sung kemudian membalas komentar-komentar netter. "Aku juga menghabiskan separuh dari hidupku tinggal di lingkungan yang buruk," balasnya. Ia kemudian berkata hanya ingin melakukan pekerjaannya dengan benar. Namun komentar tersebut justru semakin membuatnya dihujat netter.

"Sebaiknya diam saja. Apakah kau tidak melihat apa yang diminta para pengungsi di pulau Jeju? Setelah mendapat status resmi pengungsi, mereka langsung meminta untuk pindah ke Seoul," komentar netter. "Dia tidak benar-benar memikirkan tentang ini. Dia terus berbicara setiap kali orang-orang mulai lupa. Sepertinya dia memang senang dibenci," tambah netter lain. "Dia adalah contoh orang yang tidak mengetahui kondisi negara dan terus berbicara omong kosong," sahut yang lain. "Hanya karena kau tinggal di lingkungan buruk dan mendukung pengungsi, bukan berarti aku harus," pungkas lainnya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...