Kasus Pemerkosaan Mahasiswa saat KKN Jadi Viral, UGM Buka Suara
Nasional

Dalam berita tersebut, Balairungpress menceritakan kronologi kejadian pemerkosaan yang menimpa mahasiswi UGM.

WowKeren - Universitas Gadjah Mada kini tengah jadi sorotan publik. Pasalnya, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) menjadi korban pemerkosaan oleh rekannya berinisial HS saat tengah menjalani KKN di Pulau Seram, Maluku.

Kejadian ini sudah terjadi sejak pertengahan tahun 2017 lalu. Kemudian diungkit kembali setelah diberitakan oleh Balairungpress pada Senin (5/11) lalu.

Balairungpress sendiri merupakan laman berita milik Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM. Badan tersebut adalah unik kegiatan mahasiswa bidang khusus yang bergerak di jurnalisme pada tingkat universitas.

Dalam berita tersebut, Balairungpress menceritakan kronologi kejadian pemerkosaan yang menimpa mahasiswi UGM. Mereka juga telah melakukan penyelidikan berbulan-bulan untuk mengungkapkan ketidakadilan yang dirasakan oleh Agni (nama samaran penyintas dalam berita tersebut).

Menanggapi berita yang viral tersebut, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani membenarkan hal tersebut. Mereka merasa prihatin dan telah melakukan tindakan.


"Kasus seperti yang diberitakan di Balairungpress itu memang pernah terjadi," aku Iva, dilansir dari Kompas. "UGM menaruh empati yang luar biasa kepada penyintas yang menjadi korban, kami juga merasa prihatin dengan kejadian itu."

Pihak UGM sendiri telah membentuk tim investigasi independen. Tin tersebut dibentuk melalui surat keputusan rektor untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Tim tersebut telah melakukan investigasi langsung ke lapangan. Mereka juga memberikan rekomendasi-rekomendasi yang sudah dijalankan oleh UGM. Salah satunya untuk memberikan pendampingan kepada korban.

"Kami melakukan pendampingan berkelanjutan kepada korban. Sanksi pelaku waktu itu juga langsung ditarik dari KKN," ujar Iva. "Kemarin kami melihat persoalan sudah selesai , sudah didiskusikan dan ketemu dengan semua pihak."

Terkait dengan keluhan yang disampaikan korban di Balairungpress, UGM akan menindaklanjuti hal itu demi memberikan keadilan pada korban. UGM juga akan mengambil langkah tegas dengan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait