Sang anak tak diketahui keberadaannya, sekelompok orang tak dikenal melakukan perusakan terhadap rumah orangtua terduga pengeroyok anggota TNI.
- Silmi Amalia Fidareni
- Kamis, 13 Desember 2018 - 10:27 WIB
WowKeren - Kejadian kurang menyenangkan terjadi pada Selasa (11/12) kemarin. Diketahui, Polsek Ciracas di Jakarta Timur dirusak dan dibakar oleh massa yang berjumlah sekitar 200 orang. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB hingga dini hari.
Perusakan Polsek Ciracas tersebut diduga dipicu oleh konflik yang terjadi antara salah satu anggota TNI dan tukang parkir. Cekcok yang terjadi antara dua orang tersebut berujung aksi saling dorong dan juga pukul. Para tukang parkir lain yang melihat kejadian ini berusaha membantu temannya, namun perkelahian justru pecah.
Buntut dari aksi ini adalah rumah orangtua terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI tersebut ikut dirusak massa. Sementara itu, keberadaan anak mereka yang diduga melakukan pengeroyokan kepada salah satu anggota TNI itu juga belum diketahui.
Sebelumnya, orangtua terduga pelaku bernama Hutapea ini mengatakan bahwa sang anak yang berinisial I sempat bercerita padanya. "Jadi I ini kan anak saya, pulang hari Senin sore setelah kejadian. Kejadian kan sekitar pukul 15.00 WIB. Lalu dia cerita kalau dia berantem. Bilangnya dipukul duluan," ujar Hutapea seperti dilansir Detik pada Kamis (13/12).
Hingga saat ini, ia juga tak mengetahui keberadaan anaknya itu. "Malamnya pergi lagi, pihak keluarga dah nyari, tapi nggak tahu ada di mana. Kita bukan ngumpetin, tapi memang kita nggak tahu posisi I di mana," lanjut Hutapea.
Menurut keterangan Hutapea, rumahnya didatangi oleh sekelompok massa yang tak dikenal. Ia memperkirakan ada sekitar 40 orang yang datang memakai celana pendek dan berjalan kaki. Ia melihat ada yang membawa besi dan juga kayu.
Beruntung tidak terjadi kekerasan fisik pada saat kejadian tersebut. Namun, rumah Hutapea terlihat rusak parah dan barang-barang berserakan. Untuk saat ini, ia sudah melaporkan kejadian kurang menyenangkan ini kepada polisi.
Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa konflik anggota TNI dan tukang parkir ini sudah berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Akan tetapi, tampaknya ada pihak yang merasa kurang puas dengan penyelesaian kasus ini. Akibatnya, terjadi perusakan dan pembakaran Polsek Ciracas tempat masalah ini dilaporkan.
(wk/silm)