Bela Lil Pump Soal Kontroversi Lagu Barunya, Jay Park Malah Dihujat
Musik

Jay Park mempercayai jika Lil Pump bukanlah orang yang rasis, ia hanya butuh lebih banyak belajar.

WowKeren - Belum lama ini, rapper Amerika Serikat-Kolombia, Lil Pump dikritik habis-habisan karena lagu ciptaannya. Hal ini terkait dengan lagu terbaru Lil Pump, “Butterfly Doors”.

Lagu tersebut dinilai memiliki kombinasi lirik yang cukup rasis dan memojokkan warga Tiongkok. Pasalnya, dalam lirik lagu tersebut terdapat bberapa bait lirik yang merendahkan orang Asia, khususnya Tingkok. Sehingga hal ini memicu kemarahan publik.


Menanggapi kontroversi ini, penyanyi Jay Park pun turut menyuarakan pendapatnya. Jay Park bereaksi jika ia tidak mempercayai Lil Pump terlibat dalam kontroversi tersebut. Sebab Jay Park mempercayai jika Lil Pump bukanlah orang yang rasis, dan ia hanya butuh waktu untuk belajar.

Namun demikian, orang-orang mulai menuduh Jay yang menggunakan “suara dan platform-nya” agar dapat terkenal. Menghadapi tuduhan ini, Jay Park pun memberikan balasan melalui beberapa pesan menarik di Twitter.

Dalam beberapa tweet-nya, Jay Park mengungkapkan jika dirinya hingga kini masih berjuang setiap hari untuk bisa makan makanan lezat dan membeli pakaian serta mobil. Ia juga menyindir orang yang mengkritiknya untuk berbicara lebih baik.

Bela Lil Pump Soal Kontroversi Lagu Barunya, Jay Park Malah Dihujat

Source: Twitter

Jay Park melanjutkan jika orang-orang seharusnya menyadari berapa banyak pekerjaan yang telah dia lakukan dan berapa banyak pesan positif yang telah ia sebarkan. Ia juga mengatakan agar orang-orang terlebih dahulu melihat kerja kerasnya sebelum mengkritik dirinya.

Namun Jay Park juga mempersilahkan haters untuk mengeluarkan semua hal tentang dirinya yang membuat mereka marah. Dan dia berjanji akan menerima semua komentar apapun. Sebab ia akan selalu menghormati orang lain.

Jay Park menutup kalimatnya dengan bijak. Ia mengatakan jika kini dirinya sudah lebih dewasa untuk mengatasi permasalahan ini. Dia hanya perlu menertawakannya dan tidak menganggap itu serius. Agar dirinya tidak marah ataupun mengumpat, sebab hal itu hanya akan menambah lebih banyak kebencian.

Sementara itu, Jay Park memang dikenal beberapa kali menuai kontrioversi karena komentar maupun kalimatnya di media sosial. Karena kontroversinya, pria bernama asli Park Jaebeom ini bahkan sampai harus mengundurkan diri dari grupnya, 2PM, beberapa tahun lalu.

Setelah hengkang dari 2PM, Jay Park mulai menjalankan aktivitasnya di saluran YouTube. Ia juga melebarkan sayapnya di Amerika dan menjadi anggota dari b-boy Art of Movement di Seattle, Washington DC.

You can share this post!

Related Posts
Loading...