Kembali Gagas Inovasi, ITB Tawarkan Aplikasi Prediksi Badai Pasir ke Saudi Arabia
Instagram/armisusandi
Nasional

Badai pasir yang terjadi di wilayah Arab Saudi kerap mengganggu aktivitas pembangunan dan menimbulkan kerugian besar.

WowKeren - Institut Teknologi Bandung (ITB) tak henti-hentinya membuat inovasi baru sebagai solusi permasalahan yang hadir di tengah masyarakat. Tak hanya di Indonesia, teknologi yang mereka kembangkan juga bisa menjadi solusi permasalahan di negara lain.

Arab Saudi salah satunya. Seperti diketahui, banyak sekali terdapat gurun pasir di negeri ini. Kondisi alam yang seperti itu berdampak pada cuaca dan iklim yang ada di sana. Badai pasir salah satunya. Tak jarang badai pasir yang terjadi menimbulkan kerugian besar dan juga mengganggu aktivitas pembangunan yang ada di sana.

"Kejadian bencana meteorologi tersebut telah sering mengganggu," kata Ketua Tim Peneliti ITB Dr. Armi Susandi dilansir Sindonews pada Selasa (8/1). "Dan menimbulkan kerugian besar dan mengganggu aktifitas pembangunan di wilayah Saudi Arabia.

Sebagai jawaban atas permasalahan itu, ITB menghadirkan aplikasi canggih yang bisa memprediksi potensi badai pasir. Aplikasi tersebut ditawarkan langsung oleh pihak ITB kepada masyarakat dan pemerintah Arab Saudi di Festival Janadriyah ke-33 yang diselenggarakan di Riyadh.


Aplikasi tersebut berupa sistem informasi online yang diberi nama Hidro-meteorological Hazard Early Warning System (H-HEWS). Aplikasi ini diklaim bisa memberikan prediksi potensi badai pasir, gelombang panas, serta angin kencang yang terjadi di wilayah Arab Saudi.

Sistem informasi tersebut dirancang agar dapat memberikan prediksi lokasi dan waktu kejadian badai pasir hingga tiga hari ke depan. Sistem online serta peringatan akan berjalan secara otomatis selama 24 jam.

"Sistem online serta warning tersebut berjalan secara otomotis," terang Armi. "Dan dijalankan 24 jam oleh server komputer dari Indonesia."

Armi menuturkan bahwa aplikasi besutan ITB tersebut dirancang sedemikian rupa agar dapat digunakan dengan mudah oleh masyarakat. Ia berharap bahwa informasi prediksi yang diberikan oleh aplikasi tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat di sana, termasuk mereka yang sedang melakukan ibadah umroh di Mekah maupun Madinah.

"Kami berharap di masa mendatang informasi prediksi kebencanaan tersebut akan bisa mengurangi potensi bencana dan kerugian di wilayah Saudi Arabia, termasuk mengurangi korban umat Islam yang melakukan rangkaian ibadah umroh baik di Mekah maupun di Madinah," terang Armi. "Karena sistem informasi online tersebut di rancang sangat user friendly dan mudah di pahami oleh orang awam sekalipun.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait