Jokowi dan Ma'aruf Amin akan dibantu oleh tiga mantan presenter dalam mempersiapkan Debat Pilpres 2019 mendatang, ini tanggapan kubu seberang.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 09 Januari 2019 - 14:54 WIB
WowKeren - Diketahui, paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'aruf Amin akan dibantu oleh tiga mantan pembawa acara televisi untuk mempersiapkan debat pilpres 2019. Ketiga presenter tersebut adalah Putra Nababan, Tina Talisa, serta Meutya Hafid.
Menanggapi hal tersebut, kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun angkat bicara. Menurut Badan Pemenangan Nasional (BPN) paslon nomor urut 02, jagoan mereka akan tampil apa adanya tanpa dipoles-poles.
"Kita punya persiapan yang lain modelnya, ya, karena sebetulnya kita tetap berupaya bagaimana nanti di dalam debat penampilan Prabowo-Sandi bagus. Tetapi kita yakin Prabowo dan Sandi akan tampil prima meskipun misalnya hanya kita yang memoles di dalam, tidak perlu pakai orang luar," ujar juru debat BPN, Saleh Partaonan Daulay, saat dihubungi, Rabu (9/1) "Dan, ya, mudah-mudahan kita masih yakin beliau bisa mengimbangi, bahkan melebihi penampilan yang akan dibawakan Jokowi-Ma'ruf Amin."
Saleh justru memandang adanya bantuan dari pihak luar itu negatif. Pasalnya, capres dan cawapres bisa lebih kaku karena berusaha dipoles.
"Menurut saya, justru meminta bantuan memoles seperti itu dari pihak luar bisa jadi ada aspek negatifnya, bisa jadi mereka akan makin kaku karena mereka diupayakan menjadi orang di luar dirinya karena dipoles tadi itu kan," tutur Saleh. "Jadi orang di luar dirinya kan susah. Bisa jadi nanti mereka bisa kaku."
Saleh mengaku ingin agar Prabowo dan Sandi tampil apa adanya. Ia tak mau mengarah-arahkan paslon nomor urut 02 tersebut.
"Biarlah Prabowo-Sandi jadi dirinya sendiri," jelas Saleh. "Tampil apa adanya sebagaimana mestinya dan masyarakat juga akan menilai ini bukan dipoles-poles."
Juru debat BPN lainnya, Suhud Alynudin, menilai ketiga mantan presenter tersebut akan menemui kesulitan dalam persiapan debat tersebut. Pasalnya, faktor usia kedua paslon berpengaruh dalam gaya debat mereka nantinya.
"Kami kira di usia yang sudah tidak muda lagi tidak mudah bagi siapa pun untuk mengubah kapasitas dan gaya Pak Jokowi dan KH Ma'aruf Amin. Kami yakin keduanya akan tetap seperti yang terlihat selama ini kapasitas dan gayanya," tutur Suhud. "Kami kira Pak Jokowi dan KH Ma'aruf akan kesulitan menjelaskan tentang keberhasilan pemerintah selama ini karena banyak janji-janji kampanye yang belum mampu direalisasi."
(wk/Bert)