Setelah Legiman, Pria Ini Juga Gegerkan Medsos Usai Akui Berusia 1719 Tahun dan Nekat Duduki Alquran
Nasional

Sebelumnya, seorang pengemis di Pati menghebohkan netizen karena mengaku berpenghasilan lebih dari Rp 1 M.

WowKeren - Dunia media sosial tengah digegerkan dengan beberapa fenomena cerita orang yang tak biasa. Seperti beberapa waktu lalu, seorang pengemis di Pati bernama Legiman membuat heboh lantaran mengaku berpenghasilan lebih dari Rp 1 M.

Meski telah membuat heboh, Legiman ternyata tak bisa membuktikan harta kekayaannya. Namun, ia menyebutkan bisa mendapatkan penghasilan mengemis hingga Rp 1 juta sehari.


Kini, muncul lagi seorang pria yang tak kalah membuat heboh media sosial dengan pengakuannya. Ia dengan cepat menjadi viral dan menjadi pusat perhatian.

Pria ini bernama M'A Abud Lakum Dinukum Waliadin alias Empud. Ia berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Beberapa pengakuan nyeleneh diungkapkannya. Beberapa di antaranya adalah pengakuan dirinya berumur 1719 tahun, mengaku sebagai Tuhan bahkan nekat menduduki Alquran.

Kendati demikian, Empud berhasil membuat petugas kebingungan lantaran memberikan pengakuan yang berubah-ubah. "Keterangannya masih berubah-ubah dan memang terkesan tidak nyambung, dia mengaku berusia 1719 tahun dan bernama lengkap M'A Abud Lakum Dinukum Waliadin alias Empud," terang Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo, pada Kamis (17/1).

Mengenai penjelasannya yang berubah-ubah, polisi masih akan berkoordinasi dengan dokter spesial kejiwaan. Hal itu lantaran sejurus kemudian, Empud mengakui dirinya hanya berusia 46 tahun. "Kita akan cek kesehatannya, kita ingin memastikan kondisi kejiwaannya. Dengan keterangan yang berubah-ubah dan sikap yang nyeleneh seperti itu kita butuh kepastian status mental orang tersebut," lanjut Susatyo.

Empud menjadi viral lantaran video dirinya yang mengaku sebagai Tuhan direkam dan disebarkan. Ia juga disebut nekat menduduki Alquran. Aksinya direkam oleh beberapa pelajar di SMAN 4 Kota Sukabumi.

Untuk menghindari kegaduhan, polisi lantas memutuskan untuk mengamankan Empud terlebih dahulu. "Kita amankan malam tadi sekitar pukul 23.00 WIB, ketika kita amankan pelaku juga berbicara ngelantur. Karena kita khawatir isunya menjadi berkembang kemana-mana kita amankan dulu lah, anggota kita minta melakukan penyelidikan," pungkas Susatyo.

You can share this post!

Related Posts
Loading...