Keluarga Tak Akui Kekayaan, Tetangga Kaget Legiman Punya Penghasilan Lebih dari Rp 1 M
Nasional

Tetangga merasa iba dengan kondisi fisik Legiman sehingga banyak yang memberi sumbangan makanan dan bahan pokok.

WowKeren - Legiman, pengemis asal Pati mendadak viral karena pengakuannya yang cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, ia mengaku memiliki aset kekayaan lebih dari Rp1 miliar.

Pengakuan itu ia sampaikan saat menjalani pemeriksaan karena ikut terjaring dalam Operasi penertiban Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) yang dilakukan oleh petugas Satpol PP. Harta Rp1 miliar tersebut berupa rumah, tanah, dan bangunan.


Legiman merupakan warga Desa Sokokulon, Margorejo, Pati. Ia tinggal di rumah kos yang ada di Perumahan Gunung Bedah. Bertolak belakang dengan penghasilan Legiman, warga sekitar justru menaruh rasa iba terhadapnya.

Priyo, salah satu tetangga Legiman menuturkan bahwa warga iba karena melihat kondisi fisiknya. Oleh sebab itu, tak jarang warga yang datang memberinya makanan atau bahan pokok lainnya.

"Dia punya cacat fisik ya, maaf, kakinya itu jempor. Bicaranya agak susah," tutur Priyo dilansir detikcom pada Kamis (17/1). "Jadi itu yang buat warga sini iba. Sering kita kasih sumbangan makan atau bahan pokok lainnya."

Priyo mengaku kaget mendengar penghasilan Legiman yang fantastis. Ia dan warga lainnya tidak pernah menyangka bahwa Legiman bisa memiliki kekayaan sebanyak itu.

"Lha ya kaget setelah tahu beritanya seperti ini, kita ya gak menyangka," imbuh Priyo. "Tapi ya kalau itu benar, semoga saja tidak dimanfaatkan pihak lain."

Hal serupa juga disampaikan oleh Sundari (bukan nama sebenarnya). Seperti Priyo, ia juga menaruh rasa iba terhadap Legiman. Ia mengaku baru tahu jika pria tua tersebut memiliki penghasilan sebanyak itu.

“Wah, saya baru tahu kalau penghasilannya sebanyak itu," kata Sundari dilansir Tribunnews pada Kamis (17/1). "Saya pernah melihat dia mengemis di sekitar Puri. Tapi waktu itu dia menunduk, mungkin karena malu. Saya sampai merinding dengar penghasilannya sebanyak itu."

Sementara itu tetangga lainnya, Bumi, menyebut bahwa Legiman adalah seorang pendatang di desa itu. Ia telah tinggal di rumah kos selama satu tahun. Selama ini, Legiman tinggal bersama dengan adiknya yang setia mengantar-jemput dirinya.

"Kemarin kan ada yang datang ke rumahnya itu, mungkin dari (pemerintah) desa ya. Katanya KTP-nya itu Kalimantan, tapi itu tahun 2012," kata Bumi dilansir detikcom pada Kamis (17/1). "Dia (Legiman) tinggal sendiri, tidak ada istri atau anak. Cuma adiknya itu yang wara-wiri antar jemput dia."

You can share this post!

Related Posts