Pebulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir mengumumkan hari pensiunnya pada 27 Januari 2019 sebelum bertanding di laga terakhirnya.
- Bertilia Puteri
- Senin, 28 Januari 2019 - 09:07 WIB
WowKeren - Pebulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir, memutuskan untuk menggantung raket alias pensiun pada Minggu (27/1). Ia berpamitan kepada para suporternya di Istora, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.
Atlet yang akrab disapa Butet ini menangis di pesta perpisahannya yang digelar sebelum final Indonesia Masters. Butet yang kala itu didampingi oleh kedua orangtuanya, naik ke panggung di hadapan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, serta Ketua Umum PP PBSI, Wiranto.
Pemilik klub PB Djarum tempat Butet bernaung, Victor Hartono, juga hadir dalam kesempatan tersebut. Sang atlet pun berpamitan sembari menyeka air matanya.
"Hari ini momen yang sangat berat buat saya. Sepanjang 24 tahun saya berkarier di bulutangkis. Saya merasakan suka dan duka, tangis dan tawa," tutur Butet. "Dan hari ini, Minggu, 27 Januari 2019, saya menyatakan untuk pensiun menjadi atlet profesional bulutangkis. Saya tak akan bisa menjadi atlet bulutangkis tanpa dukungan mereka, bulutangkis sudah membesarkan nama saya, dan saya bisa memberikan nama baik untuk bangsa dan negara saya."
Momen perpisahan Butet juga dimeriahkan oleh warganet dengan membuat tagar #TerimaKasihButet dan #ThankYouButet di Twitter. Tagar tersebut bahkan sempat menjadi trending topic di seluruh dunia.
Warganet menyampaikan rasa terima kasih mereka pada atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia tersebut. Menpora Imam Nahrawi bahkan turut memberikan ucapan terima kasihnya pada Butet.
Ci Butet yang baik,
— Imam Nahrawi (@imam_nahrawi) 27 Januari 2019
Terima kasih u/ semua yg telah kau berikan untuk Indonesia. Terima kasih untuk gelar juara dunia, All-England hingga Emas Olimpiade Rio De Janeiro 2016. Terima kasih ya Ci butet sudah berjuang sehormat-hormatnya untuk Indonesia.#terimakasihbutetpic.twitter.com/anVdcSHa1w
Butet sendiri diketahui pernah menyabet gelar All England tiga kali berturut-turut. Ia memiliki empat titel juara dunia dan medali emas dari Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Dalam final Indonesia Masters 2019 yang digelar setelah pesta perpisahannya, Butet dan Tontowi Ahmad harus puas mendapat gelar runner-up. Pasangan ganda campuran Indonesia ini berhasil ditekuk oleh pemain asal Tiongkok peringkat satu dunia, Zhen Siwei dan Huang Yaqiong.
(wk/Bert)