Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mendukung instruksi Jusuf Kalla untuk membakar tabloid Indonesia Barokah.
- Bertilia Puteri
- Senin, 28 Januari 2019 - 10:35 WIB
WowKeren - Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesi (DMI), Jusuf Kalla, menginstruksikan para pengurusnya untuk membakar tabloid Indonesia Barokah jika sampai ke ranah masjid. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun mendukung instruksi tersebut.
"Saya bersyukur Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Bapak Jusuf Kalla menginstruksikan untuk membakar tabloid Indonesia Barokah," tutur anggota BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, usai menghadiri Pembekalan dan Rakorkel Relawan Kota Semarang, pada 26 Januari 2019. "Itu pesan yang keras sekali."
Peredaran tabloid Indonesia Barokah tersebut dinilai merugikan paslon Capres-Cawapres nomor urut 02. Said juga menjelaskan bahwa hal tersebut merupaka cara primitif yang sudah harus ditinggalkan dalam kontestasi politik di Indonesia.
Menurut Said, peredaran tabloid tersebut sangat sistematis dan membutuhkan biaya besar. Ia juga menyayangkan pihak yang menyebarkan tabloid Indonesia Barokah.
"Kalau saya ditanya siapa yang bikin, pasti bukan kami," ujar Said. "Dan siapapun yang membuat kita menyayangkan, di tengah-tengah pesan menjaga semangat persatuan kok tega berbuat itu."
Meski Sandiaga sempat menyebut tabloid tersebut sebagai black campaign, Said mengaku tidak terlalu khawatir dengan dampak Indonesia Barokah terhadap elektabilitas Prabowo-Sandi. Pasalnya, ia yakin masyarakat justru akan lebih bersimpati pada paslon nomor urut 02.
"Karena serangannya kebangetan," jelas Said. "Justru menimbulkan simpati dari masyarakat."
Sebelumnya, Jusuf Kalla meminta agar masjid-masjid tidak menerima lagi kiriman tabloid Indonesia Barokah. Jusuf Kalla berharap agar masjid yang adalah rumah ibadah tidak dijadikan tempat penyebaran kepentingan politik.
Awalnya, tabloid tersebut dikirimkan ke masjid-masjid di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rata-rata tiap masjid mendapat kiriman tabloid Indonesia Barokah sebanyak tiga eksemplar yang dibungkus amplop coklat dengan alamat pengirim berada di Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.
Tak hanya di Jawa Tengah dan Jawa Barat, peredaran tabloid Indonesia Barokah juga sudah sampai ke Jawa Timur. Diketahui, tabloid tersebut juga sempat beredar di masjid-masjid di Kabupaten Banyuwangi.
(wk/Bert)