Jusuf Kalla menceritakan suka dukanya menjadi pengusaha dan politikus saat berkunjung ke Menara Kadin, Kamis (31/1).
- Bertilia Puteri
- Kamis, 31 Januari 2019 - 13:25 WIB
WowKeren - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi menara Kamar dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pagi ini (31/1). Ia juga sempat menjadi narasumber dalam acara Kadin Talks.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kadin, Rosan Roeslani, mengajukan beberapa pertanyaan pada sang Wapres. Salah satunya adalah lebih enak menjadi pengusaha atau politikus.
Diketahui, Jusuf Kalla adalah seorang mantan pengusaha sekaligus politikus dan birokrat. "Pak JK, enakan jadi pengusaha atau politikus?" tanya Rosan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Jusuf Kalla memberi respon yang mengundang tawa hadirin. "Kalau dari segi enak, tergantung apanya?" jawab Jusuf Kalla disusul tawa para pengusaha yang hadir.
Jusuf Kalla lalu menjelaskan bahwa enak tidaknya suatu profesi tentu bersifat relatif. Karena masing-masing profesi, baik pengusaha maupun politikus, memiliki suka dukanya masing-masing.
"Kalau dari segi kebebasan, enakan pengusaha," terang Jusuf Kalla. "Kalau politisi banyak aturannya, banyak etikanya. Kalau kita ke kota-kota di Indonesia minta selfie terus dan juga selalu dikhawatirkan. Kiri kanan tergantung protokol."
Meski merasa kurang mendapat kebebasan, Jusuf Kalla tak menampik posisinya sebagai politikus memberinya banyak "kemewahan". Salah satunya adalah selalu terhindar dari kemacetan lalu lintas karena adanya pengawalan.
"Setidaknya saya ini 20 tahun tidak akan (mengalami) macet (lalu lintas)," tutur Jusuf Kalla. "Lima tahun terakhir tidak (mengalami) macet."
Lebih lanjut, kini sudah ada peraturan baru yang mengatur bahwa pensiunan Wapres akan mendapat pengawalan. Jusuf Kalla pun berkelakar bahwa seumur hidupnya ia tidak akan pernah mengalami kemacetan lalu lintas lagi.
"Kalau orang tanya Jakarta macet," ujar Jusuf Kalla. "Di mana ya macetnya?"
Tak hanya itu, Jusuf Kalla juga memberikan jawaban kocak tentang keuntungan menjadi seorang politikus. "Ke kawinan tidak pernah antre," ujar Jusuf Kalla.
Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla juga membagikan pengalamannya menjadi pengusaha dan politikus yang sukses. Pasalnya, hingga kini banyak pengusaha sukses yang gagal di bidang politik, serta begitu pula sebaliknya.
(wk/Bert)