Sudah Dilantik, Jokowi Beri Pesan Agar Khofifah dan Emil Tancap Gas Bekerja untuk Jawa Timur
Nasional

Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta Khofifah dan Emil untuk bekerja cepat menangani Provinsi Jawa Timur.

WowKeren - Pada Rabu (13/2) kemarin, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. Keduanya dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta Khofifah dan Emil untuk bekerja cepat menangani Provinsi Jawa Timur. "Ya secepatnya, secepat-cepatnya langsung tancap gas bekerja untuk masyarakat di Provinsi Jawa Timur, untuk Ibu Khofifah Indar Parawansa dan untuk Pak Emil Dardak," ujar Jokowi. "Semuanya, pesan saya tadi hanya satu, cepet. Gas, bekerja."

Pelantikan tersebut diawali dengan penyerahan petikan keputusan tersebut kepada seluruh calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Setelah itu, sang Presiden dan para calon Gubernur serta Wakil Gubernur melakukan kirab menuju Istana Negara. Di dalam Istana Negara, masing-masing calon kepala daerah menuturkan sumpahnya dipandu oleh Presiden Jokowi.

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," tutur Jokowi sembari diikuti calon Gubernur dan Wagub. "Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat, nusa, dan bangsa."


Khofifah dan Emil menggantikan Soekarwo dan Saifullah Yusuf. Keduanya menang tipis menang tipis atas pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018. Khofifah-Emil berhasil memperoleh suara sebanyak 53,55 persen, sementara Gus Ipul-Puti meraih perolehan suara sebanyak 46,45 persen.

Sebelum terpilih menjadi Gubenur Jawa Timur, Khofifah telah melewati perjalanan yang cukup panjang. Ia telah berulang kali berusaha menduduki posisi tersebut, namun gagal.

Khofifah pertama kali bersaing di Pilgub Jatim pada tahun 2008 lalu. Pada saat itu, ia bersaing dengan empat pasangan calon yang lain dan gagal. Khofifah kembali maju melawan Soekarwo yang mencalonkan diri untuk periode kedua. Sayangnya, lagi-lagi ia gagal.

Perjuangan Khofifah sempat vakum dengan diangkatnya dirinya menjadi Menteri Sosial di era pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menjabat sebagai Menteri Sosial pada 27 Oktober 2014 hingga 17 Januari 2018. Khofifah lantas pamit untuk kembali bertaruh di Pilgub Jatim 2018.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait