Bukan Ahok atau Dirinya, Ma'ruf Amin Justru Sebut Jusuf Kalla yang Jadi Wakil Jokowi Sesungguhnya
Nasional

Dalam pernyataannya, Ma'ruf Amin menyebut jika dirinya terpaksa menggantikan JK yang terkendala aturan.

WowKeren - Kemunculan nama Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo sempat membuat heboh. Bahkan, beberapa waktu lalu, sempat muncul isu mengenai Ma'ruf Amin yang akan digantikan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kabar yang dimuat dalam koran Indopos tersebut berujung pelaporan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi.

"Saya mengadukan dan melaporkan surat kabar Indopos di mana edisi Rabu, 13 Februari 2019," terang Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/2). "Indopos mengatakan di halaman 2 korannya, Ahok akan menggantikan Ma'ruf Amin."


Kini, Ma'ruf justru mengeluarkan pernyataan mengejutkan soal pencalonan dirinya menjadi cawapres mendampingi Jokowi. Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan jika dirinya hanyalah cawapres pengganti saja. Menurutnya, cawapres sesungguhnya adalah Jusuf Kalla.

"Karena terkendala aturan, maka saya terpaksa menggantikan JK," ucap Ma'ruf Amin saat menghadiri silaturahmi nasional Institute Lembang 9 di Hotel Aryaduta pada Sabtu (23/2). "Jadi cawapresnya tetap Pak JK."

Di sisi lain, pernyataan yang sama pernah disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. Megawati sebenarnya menginginkan JK untuk kembali mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Megawati mengaku pusing dengan aturan yang menyatakan jika JK tak bisa lagi maju sebagai cawapres. "Saya bilang ke Pak JK, kalau bisa beliau saja yang mendampingi Pak Jokowi sekali lagi," terang Megawati seperti dilansir Tempo.

Akibat aturan tersebut, Megawati lantas menimbang nama Ma'ruf Amin sebagai cawapres mendampingi Jokowi. Beruntung, ulama berusia 75 tahun tersebut bersedia. "Saya tanya kanan-kiri, saya tanya ‘Pak Ma'ruf Amin mau enggak mendampingi Pak Jokowi?’, untungnya beliau bilang ‘Mau’," jelas Megawati.

Sebelum memutuskan M'aruf Amin menjadi cawapres, PDIP sempat mengungkap beberapa nama kandidat. Salah satu di antaranya adalah Mahfud MD. Namun, mantan ketua Mahkamah Konstitusi tersebut didepak di menit-menit terakhir jelang pengumuman cawapres Jokowi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...