Sebagai putri Bung Karno, Rachmawati menjelaskan jika dirinya merupakan penyambung lidah atas ajaran sang ayah.
- Silmi Amalia Fidareni
- Selasa, 26 Februari 2019 - 08:28 WIB
WowKeren - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto, mendapatkan dukungan dari putri Presiden ke-1 Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri. Dalam pidatonya, Rachmawati mengungkap benang merah ajaran Soekarno dengan Prabowo.
Hal itu disampaikan Rachmawati pada saat hadir mendampingi Prabowo di Pondok Pesantren Majma'al Bahroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddqiyyah di Desa Losari, Jombang, Jawa Timur. Usai meminta para ulama untuk memberikan dukungan pada Prabowo-Sandiaga Uno, Rachmawati lantas menceritakan ajaran sang ayah dan juga dirinya yang menjadi penyambung benang merah.
“Harus berubah. Karena itu saya menitipkan pesan, boleh ya pak kiai, untuk khususnya para santri yang sudah tersebar di seluruh Indonesia, agar nanti 17 april 2019 nanti memilih nomor dua yaitu pasangan Prabowo-Sandi," ujar Rachmawati seperti dilansir TribunNews pada Selasa (26/2). "Dan ini ada benang menang merah dengan ajaran Bung Karno."
Rachmawati sempat dibisiki untuk tak memberikan ajakan mendukung paslon, namun dirinya kembali menegaskan soal adanya benang merah ajaran Bung Karno yang harus ia sampaikan. “Saya dibisiki tidak boleh mengajak. Namun saya sebagai putri Bung Karno, punya benang merah dengan pemikiran Soekarno sebagai penyambung lidah rakyat yang sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia ini kedepan,” jelas Rachmawati.
Lebih lanjut, saudara kandung Megawati Soekarnoputri ini menjelaskan jika Indonesia bisa berubah lebih baik dengan kembali ke jati diri bangsa. Wanita berusia 68 tahun tersebut menyebutkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai solusinya. "Jika ingin mendapatkan perubahan, kembali ke jati diri bangsa Indonesia, yakni Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila,” pungkas Rachmawati.
Berbeda dengan saudaranya, Megawati diketahui menjadi Ketua Umum PDIP yang menjadi partai pengusung paslon Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Meski sama-sama menjadi putri dari proklamator Indonesia, Megawati dan Rachmawati tampaknya memiliki pandangan politik yang berbeda.
Rachmawati diketahui pernah bergabung di sejumlah partai politik. Ia pernah bergabung dalam Partai Pelopor hingga Partai Nasdem. Namun, terakhir ini bergabung menjadi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang dinaungi oleh Prabowo Subianto.
(wk/silm)