Kantor Polisi Metropolitan Seoul ikut buka suara terkait tudingan YG menghancurkan bukti kasus Seungri tersebut.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Kamis, 28 Februari 2019 - 13:13 WIB
WowKeren - Sederet kasus yang menimpa Seungri tentu saja membuat agensinya, YG Entertainment ikut terseret. Berbagai aksi yang dilakukan oleh agensi Big Bang itu pada akhirnya mengacu pada pemberitaan negatif.
Pada Kamis (28/2), media Chosun.com melaporkan soal dua truk dari perusahaan penghancur dokumen tiba di gedung YG Entertainment sekitar pukul 06:35 pagi waktu KST. Seorang pengemudi truk mengungkap kepada reporter bahwa ini pertama kalinya ia datang ke gedung YG.
Pukul 06:57 pagi, empat pegawai dari perusahaan penghancur dokumen memarkir truk 2 ton di dekat annex dan mulai memindahkan puluhan kotak dari gedung ke truk. Selama proses itu, 5 pegawai YG terlihat memperhatikan sekeliling dan ketika reporter mulai mengumpulkan data untuk berita, mereka bilang, "Kamu tidak boleh mengambil foto di sini".
Satu jam kemudian pukul 07:55, para pegawai dari perusahaan penghancur dokumen memarkirkan truk di dekat bangunan utama. Karena sudutnya, Chosun.com tidak bisa melihat jelas apa yang dipindahkan tapi transfer barang terus berlanjut selama 50 menit. Kedua truk mulai meninggalkan daerah itu pukul 08:43.
Ketika Chosun.com mewawancarai seorang pegawai dari perusahaan penghancur dokumen untuk bertanya apakah semua prosesnya sudah berakhir, pegawai itu menjawab, "Mereka bilang padaku untuk datang lagi nanti". "Ada dokumen, kantong kertas dan koper. Menilai dari beratnya, sepertinya juga ada barang elektronik seperti komputer," ungkap seorang sumber.
Seorang pegawai dari perusahaan penghancur dokumen juga menjelaskan, "Kami biasanya mulai bekerja pukul 09:00. Kami juga bekerja saat fajar kalau itu permintaan klien, tapi kebanyakan klien menghindarinya karena tak mau membayar uang lebih. Tapi perusahaan yang mencolok di mata publik seperti agensi entertainment atau kantor berita akan meminta pekerjaan dilakukan saat fajar. Kami tidak hanya menghancurkan dokumen tapi juga hal lainnya seperti ponsel atau komputer".
Saat dimintai keterangan oleh reporter, YG membantah bahwa pihaknya telah menghancurkan bukti-bukti yang berhubungan dengan Seungri. "Itu adalah proses penghancuran dokumen berkala yang kami lakukan setiap bulan atau kuartal," ungkap perwakilan YG.
Di sisi lain, unit investigasi dari Kantor Polisi Metropolitan Seoul menyatakan, "Tidak mungkin kami tahu soal YG yang menghancurkan dokumen mereka. (Bahkan kalau kami tahu), tidak ada yang bisa menghentikan mereka menghancurkan dokumen selama belum ditemukan hubungan antara YG dan Burning Sun".
(wk/amal)