Sekretaris Bidang Polhukam DPP PKS, Suhud Alynudin, mendoakan agar nama Fransisca menjadi berkah bagi dirinya sendiri.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 01 Maret 2019 - 13:30 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, seorang calon anggota legislatif (Caleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah banyak diperbincangkan. Pasalnya, wanita yang mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Sleman tersebut memiliki nama yang unik, Fransisca Santa Clause.
DPP PKS pun turut menyemangati Fransisca yang viral karena namanya. Sekretaris Bidang Polhukam DPP PKS, Suhud Alynudin, mendoakan agar nama Fransisca menjadi berkah bagi dirinya sendiri.
"Mudah-mudahan namanya jadi berkah," jelas Suhud, Jumat (1/3). "Karena itu pemberian orang tua yang pasti menginginkan anak tumbuh sesuai namanya: malaikat yang selalu membuat manusia gembira saat bangun di pagi hari."
Suhud menilai bahwa Fransisca memiliki kesempatan untuk mewujudkan makna namanya. Lewat gerakan politik, Fransisca diharap dapat membuat rakyat bergembira.
"Jalur politik yang dia ambil memberi kesempatan bagi dia untuk membuat rakyat gembira melalui kebijakan-kebijakan yang dibuat," jelas Suhud. "Membuat rakyat selalu gembira dan tidak was-was akan masa depannya karena seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi dengan mudah."
Menurut Suhud, PKS memang sudah terbiasa dengan perbedaan. Pasalnya, meskipun berupa partai Islam, PKS beranggota multi-etnis dan multi-agama.
"PKS itu partai Islam yang anggotanya multi-etnis dan agama," terang Suhud. "Di wilayah yang mayoritas beragama non-Islam, kami menempatkan kader-kader sesuai dengan mayoritas agama masyarakat itu. Jadi bagi kami perbedaan itu hal biasa."
Sebelumnya, Fransisca sempat mengomentari namanya yang viral diperbincangkan warganet. Menurut Fransisca, yang lebih penting dibandingkan namanya adalah iman.
Meski demikian, Fransisca mengaku sempat minder kala akan mendaftarkan diri menjadi Caleg. Namun berkat dukungan keluarga dan PKS, tekad Fransisca semakin bulat.
"Sempat down sih, tapi sekarang insyaallah sudah mantap," ujar Fransisca. "Keluarga dan partai mendukung."
Menurut Fransisca, alasan orangtuanya memberikan nama tersebut adalah waktu kelahirannya yang jatuh pada bulan November. Pihak keluarga ada yang mengusulkan nama tersebut karena memang berasal dari dua latar belakang yang berbeda.
(wk/Bert)