TKN Sebut Dukungan Keluarga Uno ke Jokowi Jadi Pertanda Buruk Bagi Sandiaga
Instagram/prabowo
Nasional

Raja Juli Antoni menilai bahwa Sandiaga akan mengalami kesulitan untuk meraup dukungan saat Pilpres.

WowKeren - Ratusan warga Gorontalo yang mengklaim sebagai keluarga Uno telah secara terang-terangan mendeklarasikan dukungan mereka untuk Paslon 01, Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka menilai bahwa selama ini Jokowi telah menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap pembangunan di provinsi itu.

Wakil Sekretaris Tim kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, menganggap bahwa dukungan tersebut bisa menjadi pertanda buruk bagi Cawapres 02 Sandiaga Uno. Sebab menurutnya, orang dekat seperti keluarga saja enggan mendukungnya lalu bagaimana dengan orang lain.

"Pasti itu pertanda buruk," kata Raja dilansir dari Kompas pada Sabtu (2/3). "Orang paling dekat saja menolak, apalagi orang yang jauh."

Oleh sebab itu, Raja berpikir bahwa Sandiaga kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk mendapat dukungan dalam Pilpres 2019 nanti. Atas dukungan keluarga Uno, Raja sangat berterima kasih. Dukungan tersebut pasti akan berkontribusi untuk pemenangan Paslon 01.

"Segala bentuk dukungan kami syukuri," imbuh Raja. "Pasti berkontribusi untuk pemenangan Jokowi-Ma"ruf."


Sementara itu, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga menilai dukungan keluarga Uno ke Jokowi-Ma'ruf adalah hal yang biasa. Juru Bicara BPN Dian Fatwa mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengontrol pilihan politik keluarga. Sebab, ada banyak orang di luar sana yang memiliki nama keluarga Uno.

"Uno itu kan nama family name. Besar sekali. Sangat besar sekali," kata Dian dilansir dari Detik pada Sabtu (2/3). "Seperti Luhut Binsar Pandjaitan. Apa semua marga Pandjaitan mendukung Pak Luhut? Kan nggak harus. Jadi biasa, kita kan nggak bisa mengontrol pilihan politik keluarga."

Menurut Dian, perbedaan pendapat dalam hal berdemokrasi adalah hal biasa. Justru perbedaan pendapat itulah yang akan mewarnai jalannya pesta demokrasi yang berlangsung.

"Ini warna demokrasi. Kita nggak harus sama. Ini bagaimana berdemokrasi secara dewasa," jelas Dian. "Tapi pendukung Mas Sandi ini lebih besar dari yang nggak (dukung)."

Lebih jauh, Dian menilai bahwa dukungan keluarga Uno ke Jokowi tak lebih dari sandiwara semata. Ia yakin siapa saja keluarga Uno sesungguhnya yang mendukung Sandiaga.

"Saya tahu keluarga Uno yang di partai Koalisi Indonesia Maju, punya hubungan keluarga dan 'masa ponakan sendiri nggak dicoblos, masa sepupu sendiri nggak dicoblos' gitu lho," tegas Dian. "Kalaupun ada yang mendukung, itu cuma make up aja."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait