Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga mobil yang ditumpangi Bupati Demak di Tol Batang langsung menabrak bagian belakang truk.
- Bertilia Puteri
- Senin, 04 Maret 2019 - 13:45 WIB
WowKeren - Bupati Demak, Muhammad Natsir, mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu (3/3) kemarin. Mobil yang membawa rombongan Bupati Demak menabrak sebuah truk di kilometer (KM) 394 Tol Batang, Jawa Tengah.
Insiden tersebut mengakibatkan salah satu ajudan Bupati Demak, Febri Dien Terial, meninggal dunia. Padahal, korban dikabarkan akan menikahi sang kekasih bernama Harghiana Sahabrina Luthfi Fortuna pada 6 April 2019 mendatang.
Pihak kepolisian pun masih menyelidiki kecelakaan nahas tersebut. Rencananya, polisi akan memeriksa sopir Bupati Demak, Ali Ashari, serta sopir truk yang terlibat hari ini.
"Hari ini kita akan lakukan pemeriksaan kembali keduanya, pengemudi Innova (yang ditumpangi Bupati Demak) dan truk," terang Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani, dilansir detikcom, Senin (4/3). "Kita akan lakukan pemeriksaan lebih dalam."
Sebelumnya, polisi telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Hasilnya, tidak ditemukan adanya bekas rem mobil Bupati Demak.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menduga mobil yang ditumpangi Bupati Demak langsung menabrak bagian belakang truk. "Jadi diperkirakan untuk kendaraan Innova ini langsung menghantam bagian belakang dari bak truk," jelas AKP Ferdy.
Tak hanya itu, polisi juga telah memeriksa kendaraan truk tronton yang ditabrak oleh mobil Bupati Demak. AKP Ferdy mengaku bahwa lampu belakang truk tersebut menyala.
"Lampu belakang truk kita periksa, dalam kondisi menyala," ujar AKP Ferdy. "Masih kita dalami keterangan keduanya (sopir truk dan sopir Bupati Demak)."
Hasil temuan tersebut berbeda dengan pengakuan sopir Bupati Demak. Sebelumnya, Ali mengaku bahwa ia tidak melihat nyalanya lampu belakang truk.
"Saya lagi melaju, tiba-tiba kaget ada truk yang ada di depan. Truk tidak ada lampu belakang (lampu mati)," tutur Ali di RSUD Kalisari Batang, Minggu. "Saya mencoba menghindar ke kiri, tapi di kiri ada mobil yang mau nyalip, saya ambil kanan sudah enggak cukup."
(wk/Bert)