Grup Chat Dugaan Prostitusi Seungri Disebut Libatkan Banyak Selebritis dan Polisi Korup
Selebriti

Komisi Hak Sipil memeriksa obrolan KakaoTalk milik Seungri sebagai bukti atas dugaan layanan prostitusi yang disediakan Seungri.

WowKeren - Kasus dugaan praktik prostitusi di kelab malam Burning Sun yang melibatkan Seungri Big Bang hingga kini masih berlanjut. Di tengah penyelidikan, Komisi Hak Sipil telah memperoleh obrolan KakaoTalk milik Seungri sebagai bukti atas dugaan layanan wanita penghibur sebagai hiburan.

SBS FunE, media yang pertama kali melaporkan tentang grup chat, mengungkapkan bahwa ada banyak selebriti lain yang menjadi bagian dari obrolan. Selebriti lainnya belum disebutkan nama, dan satu-satunya nama jelas yang dituduh berpartisipasi dalam grup chat adalah Seungri dan CEO Yuri Holding, Mr. Yoo.

Grup chat ternyata menampung puluhan ribu pesan. SBS FunE mengklaim bahwa grup chat sudah ada sejak Desember 2015, di mana Seungri diduga berusaha menawarkan wanita sebagai hiburan seksual. Ia juga mengklaim bahwa obrolan menjelaskan kelab malam di sekitar Gangnam, di mana banyak selebriti sering menghadiri, serta kecurigaan kohesi dengan polisi dan banyak lagi.


Saksi asli yang melaporkan ruang obrolan menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk melaporkan obrolan kepada Komisi Hak Sipil, bukan kepada polisi. Mengingat obrolan berisi kemungkinan bukti polisi korup yang bekerja dengan para pelaku. Komisi Hak Sipil akan meninjau obrolan dan menyerahkannya kepada polisi atau jaksa penuntut, tergantung pada apa yang mereka nilai dari bukti potensial. Jika mereka menemukan bukti yang mungkin bahwa polisi memang terlibat dalam obrolan, kemungkinan besar mereka akan menyerahkannya kepada jaksa.

"Ada obrolan di dalam grup chat KakaoTalk yang membuatku curiga tentang kemungkinan kerja sama dengan polisi, jadi aku melaporkannya ke Komisi Hak Sipil dan bukan ke polisi," ungkap saksi dari grup chat.

Saat ini Komisi Hak Sipil sedang memeriksa semua data ruang obrolan untuk bukti dan akan segera melanjutkan dengan temuan mereka ke pihak yang benar. Publik tinggal menunggu hasil dari penyelidikan.

Sementara itu, Seungri memenuhi panggilan dari Kantor Polisi Metropolitan Seoul pada 27 Februari. Setelah delapan setengah jam diperiksa dan ditanyai polisi, Seungri dibebaskan. Ia melakukan tes urin dan folikel selain menjawab pertanyaan tentang dugaan narkoba dan layanan prostitusi. Tak hanya itu, Seungri juga memberikan penjelasan pada media yang menunggunya di depan kantor polisi.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait