Menurut Ma'ruf Amin, ulama tak hanya memiliki kewajiban berdakwah namun juga memberdayakan ekonomi umat.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 05 Maret 2019 - 13:06 WIB
WowKeren - Isu perekonomian yang ada di Indonesia belum bisa dikatakan selesai. Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan bahwa jika dirinya terpilih bersama dengan Capres 01 Joko Widodo alias Jokowi, akan melakukan pemberdayaan ekonomi.
Pemberdayaan tersebut akan diwujudkan salah satunya dengan pembentukan koperasi di masjid. Ma'ruf menilai bahwa untuk memberdayakan ekonomi keumatan, maka seluruh pihak harus ikut berkontribusi. Tak terkecuali para ulama.
Para ulama, dikatakan Ma'ruf, memiliki komitmen besar untuk mewujudkan hal itu. Memberdayakan ekonomi umat adalah tugas lain para ulama selain memberikan dakwah.
"Tugas ulama bukan hanya berdakwah,” kata Ma’ruf dalam acara Tangerang Hiji Bae di Banten, Senin (4/3). "Tetapi juga melayani dan turut memberdayakan ekonomi umatnya."
Dalam acara tersebut, Ma'ruf disambut oleh ribuan masyarakat termasuk tokoh dan tetua Banten. Adapun kehadiran Ma'ruf dalam acara itu adalah untuk memenuhi undangan dari relawan Muda-Mudi Indonesia (MMI) dan Forum Komunikasi Kia Ma'ruf Amin (Fokus KMA).
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut menilai bahwa kehadiran koperasi di sejumlah masjid dapat ikut membangun kemandirian ekonomi bagi umat. Umat yang sudah mandiri akan menyadari pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Selanjutnya, mereka akan mampu memberikan kontribusi yang positif untuk NKRI. Ma'ruf menyebut gerakan ini sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia (Arbei).
"Kalau umat sudah mandiri dan akan sadar pentingnya menjaga NKRI," imbuh Ma'ruf. "Dan akan berkontribusi positif pada bangsa ini. Saya menyebut ini sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia (Arbei)."
Sementara itu, salah satu anggota MMI Amin Fauzi mengatakan bahwa puluhan ribu relawan yang tergabung dalam organisasi tersebut akan berupaya memenangkan Paslon 01. Sebab menurutnya, Ma'ruf merupakan representasi dari umat muslim baik kota maupun daerah. Amin yakin bahwa Ma'ruf sebagai ulama yang berpengaruh akan mampu menghadirkan perubahan dalam tatanan sosial, budaya, maupun ekonomi.
"Kiai Ma’ruf mewakili muslim kota maupun desa," kata Amin dilansir dari iNews pada Selasa (5/3). "Beliau ulama berpengaruh yang menjadi motor penggerak perubahan sosial, budaya dan ekonomi."
(wk/zodi)