Mantan Panglima TNI Ini menjelaskan jika dirinya tak pernah memberikan pernyataan seperti yang tersebar dalam hoaks di grup WhatsApp berikut.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 06 Maret 2019 - 10:36 WIB
WowKeren - Grup media percakapan online seperti WhatsApp masih menjadi salah satu sumber penyebaran hoaks terbesar jelang Pilpres 2019. Seperti yang baru-baru ini dialami oleh Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Gatot tampak geram saat namanya dicatut dalam hoaks yang tersebar melalui grup percakapan WhatsApp. Di sana, ia disebut menjadi salah satu pihak yang menyebut jika Indonesia hanya bisa bertahan perang dalam 3 hari saja.
Lebih lanjut, hoaks tersebut juga menyatakan jika Presiden Joko Widodo memberikan kebebasan kepada TKA asal Tiongkok untuk masuk ke Indonesia. Hal itu terjadi lantaran Indonesia disebut memiliki banyak hutang ke Tiongkok.
Merasa geram namanya dicatut, Gatot lantas membagikan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang merupakan hoaks semata itu. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Gatot mengimbau masyarakat untuk tak mudah termakan informasi yang tak benar. Apalagi, info tersebut disebarkan melalui pesan di media sosial.
"Beredar pesan di Whatsapp yang mengatasnamakan saya," tulis Gatot di unggahan Instagram miliknya pada Selasa (5/3). "Saya tegaskan, informasi ini bukan dari saya! Ini adalah HOAX! Mohon kiranya untuk berhenti menyebarkan pesan-pesan ujaran kebencian seperti ini."
(wk/silm)