Pasukan TNI yang berjumlah 25 orang mendapatkan serangan mendadak dari sekitar 50-70 orang KKB bersenjata campuran.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 08 Maret 2019 - 14:29 WIB
WowKeren - Kontak senjata antara pasukan TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, kembali terjadi pada Kamis (7/3). Akibatnya, tiga anggota TNI gugur dalam peristiwa tersebut.
Diketahui, pasukan TNI yang bertugas diserang dengan kekuatan tak berimbang. Tak hanya sekali, KKB pimpinan Egianus Kogoya tersebut menyerang para pasukan TNI hingga dua kali.
Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi, para pasukan yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) tersebut awalnya sedang dalam proses pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu di Kabupaten Nduga. Namun, mereka justru diserang pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIT.
"Pasukan mendapatkan serangan dari pihak KKB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga," tutur Sisriadi dalam keterangan tertulis, Kamis. "Kamis (7/3) sekitar pukul 08.00 WIT."
Pasukan TNI yang berjumlah 25 orang tiba-tiba mendapatkan serangan mendadak oleh sekitar 50-70 orang KKB bersenjata campuran. Lalu, menurut Sisriadi, pasukan memberi perlawanan hingga berhasil memukul mundur KKB ke hutan belantara.
Serangan tersebut lantas membuat tiga orang pasukan TNI tewas. Mereka adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji.
Serangan kedua lantas terjadi pada pukul 15.00 WIT. Dua unit helikopter jenis Bell didatangkan untuk mengevakuasi para korban prajurit yang gugur. Namun sebelum mendarat, helikopter tersebut justru mendapat serangan.
"Prajurit kembali mendapatkan serangan dari KKB," jelas Sisriadi. "Pasukan TNI membalas tembakan sehingga heli berhasil mendarat dan proses evakuasi korban dapat dilaksanakan dalam keadaan aman."
Kontak senjata tersebut tak hanya menelan korban jiwa dari pihak TNI. Sisriadi memperkirakan setidaknya 7-10 orang anggota KKB tewas dalam peristiwa tersebut. Namun mayatnya berhasil dibawa pergi oleh rekan-rekan mereka.
Tak hanya itu, prajurit TNI juga berhasil merampas lima pucuk senjata milik KKB yang jenisnya masih diselidiki. Ditemukan pula satu orang mayat yang identitasnya masih ditelusuri.
(wk/Bert)