Menanggapi kabar bohong itu, Ma'ruf berpesan agar tidak mudah terpengaruh dengan pihak yang selalu mengundang keresahan masyarakat.
- Nur Islamiyah
- Senin, 01 April 2019 - 19:49 WIB
WowKeren - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin dikabarkan dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh keluarga dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Menanggapi kabar bohong itu, Ma'ruf berpesan agar tidak mudah terpengaruh dengan pihak yang selalu mengundang keresahan masyarakat. "Yang bikin was-was itu. Kita jangan percaya sama orang (yang) bikin was-was," katanya saat berkampanye di Lapangan Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (1/4) ini, seperti yang dikutip dari Detik.
"Saya aja dibilang Ma'ruf Amin ada di rumah sakit," ujarnya. "Bohong apa tidak? Wong saya ada di Sumenep, lagi semangat kok sakit. Itu berita bohong."
Selain itu, Ma'ruf juga menyinggung terkait hoaks yang mengatakan bahwa Jokowi akan melarang adanya azan dan melegalkan zina jika kembali menjadi presiden. Namun, ia yakin bahwa warga di Sumenep tidak akan termakan oleh isu tidak berdasar.
"Katanya perzinaan dilegalkan, bohong. Sekarang presidennya siapa? Kementerian Agama bubar nggak? Azan dilarang nggak? Zina dilegalkan tidak? Kok ente bloon," ucap Ma'ruf. "Di Sumenep tidak ada orang bloon. Di Sumenep orangnya sudah pintar. Makanya tidak ada yang percaya hoaks."
Sebelumnya, utri sulung Ma'ruf Amin, Siti Ma'rifah juga membantah dengan tegas kabar ayahnya sakit. Ia mengaku syok dengan pemberitaan tidak benar yang banyak beredar di WhatsApp tersebut. "Abah dari jam 7 berangkat ke Madura, saya juga tidak tahu darimana sumber berita hoaks tersebut," terang Siti Ma'rifah masih dilansir Tempo.
(wk/nris)