Banjir melanda Kota Bandung pada Senin (1/4) kemarin. Banjir bandang yang mengubah jalanan menjadi sungai itu disebut karena adanya tanggul yang jebol. Warga hingga siswa SD terlihat terjebak di lokasi.
- Silmi Amalia Fidareni
- Selasa, 02 April 2019 - 12:23 WIB
WowKeren - Banjir yang melanda Kota Bandung pada Senin (1/4) kemarin berlangsung cukup parah. Hujan deras dan tanggul yang jebol menjadi penyebabnya. Dalam waktu beberapa detik saja, air bah berhasil mengubah jalanan menjadi sungai dengan arus yang cukup deras.
Beberapa video dibagikan oleh Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Dalam videonya, Sutopo memperlihatkan momen evakuasi para siswa SD yang berlangsung cukup menegangkan.
Anak-anak sekolah pun dievakuasi darurat saat halaman sekolah SD 224 terendam banjir di Kelurahan Binaharapan Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) April 1, 2019
Kita harus tegas dan komitmen menata ulang lingkungan kita untuk mengurangi banjir. Pembangunan tidak hanya mengejar fisik saja. pic.twitter.com/in4N8H35Yc
"Anak-anak sekolah pun dievakuasi darurat saat halaman sekolah SD 224 terendam banjir di Kelurahan Binaharapan Kecamatan Arcamanik Kota Bandung," tulis Sutopo dalam cuitan Twitter pada Senin (1/4) kemarin. "Kita harus tegas dan komitmen menata ulang lingkungan kita untuk mengurangi banjir. Pembangunan tidak hanya mengejar fisik saja."
Dalam video tersebut, terlihat air kecoklatan mulai memenuhi wilayah sekitar SD. Sementara itu, banyak siswa masih terjebak di lingkungan sekolah. Beberapa warga lantas terlihat memberikan bantuan dengan mencoba mengevakuasi mereka menggunakan bantuan tali.
Evakuasi warga terus dilakukan dari banjir di Kelurahan Binaharapan Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Hujan deras dan tanggul jebol di belakang SD 224 menyebabkan jalan berubah jadi sungai.
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) April 1, 2019
Bandung sekarang jadi rawan banjir karena makin berkurangnya kawasan resapan air. pic.twitter.com/6F7ZmNCkcb
Video lain memperlihatkan warga yang gotong royong membantu warga lainnya yang masih terjebak di dalam rumah. Terlihat jalanan sudah dipenuhi air bah dengan arus yang sangat deras. Air juga terlihat sudah hampir menyentuh atap rumah.
Dalam keterangannya, Sutopo menyebutkan jika kejadian tersebut berlangsung di Kelurahan Pasir Endah Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung. Kejadian evakuasi menegangkan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Koordinator Humas Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, menjelaskan jika para siswa memang tengah melangsungkan kegiatan belajar mengajar saat banjir datang. Untuk itu, ia mengingatkan kepada masyarakat perihal banjir yang bisa datang kapan saja.
"Warga diharap tenang dan tetap waspada, matikan arus listrik," terang Joshua seperti dilansir Antara pada Selasa (2/4). "Kami juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, damkar dan masyarakat potensi SAR lainnya untuk melakukan evakuasi korban sesegera mungkin."
(wk/silm)