YG Entertainment mengumumkan jika konferensi pers comeback Black Pink akan dibatalkan untuk menghormati korban bencana nasional kebakaran liar di Sokcho.
- Wahyu
- Jumat, 05 April 2019 - 10:02 WIB
WowKeren - Black Pink baru-baru ini tengah menjadi pembicaraan hangat para penggemar. Pasalnya, grup yang digawangi oleh Jisoo cs ini baru saja comeback dengan lagu andalan mereka "Kill This Love". Lagu ini mendapat respon positif publik dan berhasil menembus angka 20 juta viewers.
Untuk memperingati comeback-nya tersebut, pihak YG Entertainment menggelar sejumlah konferensi pers untuk membicarakan detail dari album. Namun pada hari Jumat (5/4), perwakilan agensi mengumumkan bahwa konferensi pers tersebut akan dibatalkan.
Perwakilan agensi menyatakan jika konferensi pers comeback Black Pink yang seharusnya diadakan pada pukul 11 pagi waktu setempat akan dibatalkan untuk menghormati korban bencana nasional kebakaran liar di Sokcho, Korea. Menurut pihak agensi semakin memburuknya situasi di lokasi kejadian membuat mereka bersimpati dan memutuskan untuk tidak mengadakan konferensi pers.
Due to the wild fires in Goseong and Sokcho in Gangwon province, BLACKPINK has cancelled their press conference scheduled for today
BLACKPINK and YG Entertainment sent their sincere condolences to those who have been affected by the fireshttps://t.co/VdVhY372Ga
— KillThisLove (@twt_BtsBp) 5 April 2019
Let’s take a moment to send our thoughts and prayers to all people in Sokcho, Gangwon-do Province. Stay safe everyone🙏 pic.twitter.com/AaPqM8qwFx
— pannatic (@pannatic) 4 April 2019
"Kami telah memutuskan untuk membatalkan konferensi pers comeback Black PInk, yang dijadwalkan pada 5 April pukul 11 pagi," ungkap perwakilan agensi. "Kami saat ini bersimpati dengan penderitaan warga provinsi Gangwon karena kebakaran liar di Goseong-Sokcho dan akhirnya memutuskan hal ini."
"Kami meminta para penggemar yang menunggu konferensi pers ini untuk pengertian mereka," lanjut perwakilan agensi. "Kami juga memberikan simpati kami kepada mereka yang terkena dampak kebakaran, serta mereka yang bekerja keras untuk memadamkan api."
Sementara itu, kebakaran liar yang terjadi di daerah pemukiman Sokcho telah naik statusnya menjadi bencana nasional. Kebakaran yang dimulai sore hari tanggal 4 April di daerah Goseong-Sokcho ini telah memakan 2 korban jiwa dan 11 orang luka-luka. Menurut laporan, aktivitas angin yang tinggi dan udara kering membuat api cepat menyebar dan menyebabkan lebih dari 3.000 penduduk harus dievakuasi.
(wk/wahy)