Alih-alih memasang foto Prabowo-Sandiaga di balihonya, seorang Caleg Partai Demokrat justru memampang foto Paslon yang tidak diusung oleh pihak partai.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 06 April 2019 - 13:36 WIB
WowKeren - Partai Demokrat (PD) dikenal sebagai salah satu partai koalisi yang solid mendukung pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sehingga pada umumnya, Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang oleh masing-masing Caleg-nya harus menyertakan foto Prabowo-Sandiaga.
Namun, yang terjadi di Jawa Timur justru sebaliknya. Salah satu baliho milik Caleg PD justru memampang foto Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin. Adalah Neni Eviliana, seorang Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo yang dua hari terakhir ramai diperbincangkan di media sosial.
Bagaimana tidak, alih-alih memasang foto Prabowo-Sandiaga ia justru memampang foto Jokowi-Ma'ruf dalam balihonya. Dilansir dari Kompas, Sabtu (6/4), Eli membenarkan jika baliho yang memasang foto dirinya dan Paslon Jokowi-Ma'ruf adalah miliknya.
Bukan tanpa alasan, meskipun Neni adalah kader PD namun secara hati nurani ia masih mendukung Jokowi-Ma'ruf. Ia menuturkan bahwa dirinya sudah lama mendukung Jokowi-Ma'ruf bahkan ikut menjadi relawan dari Paslon 01.
"Dari dahulu saya mendukung. Bahkan saya ikut menjadi relawan," kata Neni masih dilansir dari Kompas. "Saya memang tercatat caleg dari Partai Demokrat, tetapi saya memang mendukung Capres 01. Dan, itu tidak saya pungkiri. Dan itu jujur."
Meski demikian, ide untuk memasang foto Jokowi-Ma'ruf bukanlah dari dirinya namun dari para relawan. Tak hanya itu, mereka juga lah yang memasang APK Neni di sejumlah titik di Ponorogo. "Relawan yang membuat itu dan yang mendesain hingga memasang juga mereka," ujar ibu dua anak tersebut.
Ia pun juga menuturkan bahwa sebelumnya relawan telah meminta izin kepadanya untuk memasang baliho tersebut. Namun, ia tidak tahu persis dimana lokasi baliho bergambar Jokowi-Ma'ruf dipasang.
Sementara itu, pengurus DPC PD Ponorogo meminta dirinya untuk segera menurunkan baliho tersebut. Namun, hal itu dinilai tak perlu dilakukan mengingat gelaran Pemilu yang hanya tinggal beberapa hari saja.
"Sebenarnya mau saya copot, tetapi kalau saya sendiri tidak mungkin," tutur Neni. "Apalagi saat ini teman-teman relawan juga sibuk dan saya juga sibuk. Selain itu juga tinggal beberapa hari."
Dukungan Neni untuk Paslon 01 tentunya bukan tanpa konsekuensi. Sebab dengan mendukung Jokowi-Ma'ruf, itu artinya ia tidak sepaham dengan partainya. Baginya, hal ini bukanlah masalah karena ia siap menanggung akibatnya. "Saya siap kok. Dipecat saya juga siap," pungkasnya.
(wk/zodi)