Tanggapi SBY Soal Kampanye Inklusif, TKN Ajak Demokrat Gabung di Kampanye Jokowi
Instagram/jokowi
Nasional

TKN menegaskan bahwa Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan menggelar kampanye akbar di GBK, yang mengusung konsep inklusif dengan merangkul keberagaman bangsa Indonesia.

WowKeren - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat surat yang mengkritik pola kegiatan kampanye Paslon. Dalam suratnya itu, SBY meminta agar kampanye bisa dilakukan secara benar-benar terbuka agar jauh dari kesan eksklusif.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin mengatakan bahwa Paslon 01 akan mengusung konsep inklusif dalam kampanye. Juru Bicara TKN Arya Sinulingga mengajak kader PD untuk turut serta menghadiri kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf yang akan digelar di Gelora Bung Karno pada Sabtu (13/4) mendatang.

"Semoga dengan kampanye inklusif ini ada banyak massa Demokrat yang hadir," kata Arya dilansir dari CNN Indonesia, Senin (8/4). "Kan sesuai saran SBY. Di sini ada yang inklusif nih."

Dengan adanya konsep inklusif, maka kampanye yang diusung oleh Jokowi-Ma'ruf akan lebih merangkul keberagaman Indonesia. Sebab, Arya menegaskan bahwa Paslon 01 menghargai semua agama dan suku.


"Semua keberagaman yang ada di Indonesia akan kami angkat," tutur Arya. "Jadi tidak ada menonjol. Kami hargai semua agama, suku di kita."

Arya optimis bahwa jumlah masyarakat yang menghadiri kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf akan jauh lebih besar dari pada yang hadir di kampanye Prabowo. Adapun targetnya adalah 300 ribu orang. "(Target) 300 ribu, kalau mereka (Prabowo-Sandi) kemarin kan 200 ribu," lanjut Arya.

Ia mengklaim bahwa selama ini kampanye Jokowi memang lebih ramai daripada yang diusung oleh Prabowo. "Kita tahu setiap Jokowi, lebih besar massanya dari Prabowo," ujar Arya.

Adapun pernyataan tersebut menanggapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang mengatakan bahwa Jokowi-Ma'ruf tak akan mampu menyaingi Prabowo-Sandiaga dalam hal jumlah massa kampanye terbanyak. Tak hanya itu, Fadli juga menyebut bahwa massa tersebut murni datang ke kampanye Prabowo karena keinginan mereka sendiri, bukan karena dibayar.

Dikatakannya, rakyat menginginkan perubahan. "Ini digerakkan oleh rakyat sendiri yang karena hati dan pikiran mereka karena ada perubahan mereka datang ke sini," ujar Fadli masih dilansir dari CNN Indonesia.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait