Sebelumnya, Menteri Luhut menanggapi pernyataan Prabowo soal 'Ibu Pertiwi Diperkosa. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu menuding Prabowo yang melakukan hal demikian.
- Silmi Amalia Fidareni
- Senin, 08 April 2019 - 17:38 WIB
WowKeren - Pernyataan calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto pada saat menggelar kampanye akbar menjadi kontroversi. Pada saat itu, Prabowo menyebut jika Ibu Pertiwi tengah diperkosa.
"Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri," tutur Prabowo dalam orasinya, Minggu (7/4). "Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu Pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!"
Memberikan pernyataan demikian, Prabowo mendapatkan tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut menyampaikan jika Prabowolah yang memperkosa Ibu Pertiwi.
"Indonesia negara besar dengan sumber daya alam yang hebat. Pertumbuhan kita bagus," jelas Luhut, Senin (8/4). "Jadi kalau orang bilang Ibu Pertiwi diperkosa mungkin diperkosa dia kali."
Tak terima capres dukungannya disebut demikian, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) buka suara. Juru Bicara BPN, Andre Rosiade, justru balik menyindir jika Ibu Pertiwi diperkosa oleh penguasa Indonesia. Hal itu dilakukan dengan cara mengkorupsi uang rakyat.
Lebih lanjut, Andre juga menjelaskan jika banyak penguasa Indonesia yang korupsi merupakan pendukung capres 01, Joko Widodo. "Pak Luhut ini tahu enggak, yang memperkosa itu yang menguasai Indonesia. Bagaimana mereka memperkosanya? Dengan mengkorupsi uang rakyat. Siapa sih mayoritas koruptor itu? Adalah pendukung Pak Jokowi," ujar Andre kepada para wartawan, Senin (8/4).
Salah satu nama yang diangkat oleh Andre adalah mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, alias Rommy yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu. "Cek di KPK, yang ditangkap oleh KPK itu siapa? Adalah mayoritas pendukung Pak Jokowi. Bahkan orang yang dekat Pak Jokowi pun ditangkap KPK, namanya Rommy, (eks) Ketum PPP," pungkas Andre.
(wk/silm)