Menteri Pertahanan Serang Balik Penghina KPU: Curang Apa? Sampai Meninggal Mereka
Instagram/kemhanri
Nasional

Menurut Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, pihak-pihak yang kerap menghina Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menggunakan otak mereka untuk berpikir.

WowKeren - Usai pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima sejumlah hinaan dari berbagai pihak. Diketahui, keluhan soal kecurangan Pemilu juga muncul, tak terkecuali dari pihak calon yang berkompetisi di Pemilu 2019.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, pun memberikan serangan balik. Menurut Ryamizard, pihak yang kerap menghina KPU tidak menggunakan otak mereka untuk berpikir.


"(Yang) Menjelekkan KPU tuh tidak pakai otak apa. Lihat yang bekerja setengah mati itu, harus dihargai itu, kok malah tidak menghargai mereka," ujar Ryamizard usai memberikan pengarahan ke prajurit Kodam IV Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (23/4). "Curang apa? Sampai meninggal mereka."

Meski demikian, Ryamizard tidak memberikan detail mengenai pihak mana yang ia maksud. Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini pun mengaku menaruh hormatnya bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur saat mengawal pesta demokrasi terbesar di Indonesia.

"Saya sedih, saya salut, saya hormat, mereka itu adalah pahlawan bagi kita semua," jelas Ryamizard. "Kita harus menghargai mereka. Ada (petugas) yang sakit, mati-matian, capek dan lain-lain."

Menurut Ryamizard, apabila ada kesalahan penghitungan yang dilakukan oleh KPU sebanyak 1.000 atau 2.000 suara, maka hal tersebut tidak akan signifikan. Pasalnya total suara yang harus dihitung berjumlah lebih dari 100 juta.

"Namanya juga orang," ujar Ryamizard. "Kalau dibanding dengan 100 juta lebih kan tidak ada apa-apanya."

Di sisi lain, isu kecurangan Pemilu sempat diberikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. BPN mengaku telah mengumpulkan bukti kecurangan, mulai dari perbedaan data C1 dengan website KPU hingga video surat suara tercoblos.

"Kami dari BPN akan menunjukkan apa yang terjadi di Pemilu 2019 kemarin," jelas Direktur Kampanye BPN, Sugiono, dalam jumpa pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Senin (22/4). "Kami mengumpulkan bukti kecurangan yang terjadi yang kami temukan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...