Belum lama ini, penulis naskah seri 'Voice' membicarakan tentang dramanya jelang penayangan episode perdana 'Voice 3'. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Senin, 06 Mei 2019 - 11:05 WIB
WowKeren - OCN akan segera menayangkan drama barunya yang berjudul "Voice 3". Seperti yang diketahui, drama ini merupakan seri ketiga dari dua seri sebelumnya.
Drama ini sendiri kembali dibintangi oleh dua pemeran utama di musim sebelumnya, yakni Lee Ha Na dan Lee Jin Wook. Dan drama ini akan melanjutkan cerita dari musim sebelumnya yang berakhir dengan sangat mengejutkan di mana Kang Kwon Joo (Lee Ha Na) akan terkena ledakan bom.
Sebelumnya pada bulan Maret, OCN menggelar kontes episode legendaris di mana pemirsa dapat memilih momen favorit mereka yang ada di "Voice 2". Serial ini mendapat banyak pujian karena memberikan peringatan terhadap bahaya pelanggaran pidana berulang melalui salah satu adegannya.
Adegan tersebut adalah saat mereka menceritakan kisah realistis dari pelaku yang bersalah atas serangan seksual terhadap anak di bawah umur yang dibebaskan dari penjara setelah dihukum selama enam tahun. Namun di sisi lain, korban masih menderita trauma bahkan setelah bertahun-tahun. Begitupun dengan keluarganya, yang masih tidak stabil.
Belum lama ini, penulis naskah seri "Voice" yang bernama Ma Jin Won mengungkapkan perasaannya saat menulis drama ini. Dia merasa sangat kesulitan saat menulis naskah karena mengangkat topik yang sensitif. Dia juga membeberkan niat mulia yang dimilikinya saat menulis drama ini.
"Itu adalah sesuatu yang paling sensitif dan sulit untuk ditulis. Aku menulisnya karena berpikir bahwa seseorang harus menulisnya dan menyebarkan pengetahuan tentang itu," tutur Ma Jin Won. "Alih-alih merasa tidak nyaman, pemirsa justru bersyukur, bersimpati dan memberiku kekuatan, jadi aku dengan tulus berterima kasih."
"Prinsip dasar penulisan drama 'Voice' adalah untuk menyampaikan bahaya realistis kejahatan dengan kejahatan nyata sebagai motifnya," ungkap penulis Ma Jin Won. "Pesona terpenting setiap musim adalah tidak dengan kehilangan pesan yang ingin kami sampaikan dalam cerita dan tidak kehilangan niat awal kami. Aku pikir di situlah kami paling bersinar."
"Kisah ini dapat diperluas secara eksternal untuk setiap musim, tapi harapanku tetap tidak berubah," tuturnya. "Aku ingin orang-orang berpikir lagi tentang 'masa keemasan' masyarakat kita melalui kisah-kisah dari panggilan darurat 112 yang menyelamatkan orang dan mendengarkan suara-suara yang terpinggirkan."
"Voice 3" sendiri akan mulai tayang pada Sabtu (11/5) mendatang. Drama ini akan tayang setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 22.20 waktu setempat.
(wk/eval)