Usulan tersebut dikemukakan oleh Dewan Pengarah Badan Pembinaan ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif. Dalam kabinet zaken tersebut, diperbolehkan mengambil menteri dari unsur Parpol.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 10 Mei 2019 - 12:45 WIB
WowKeren - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin mendukung usulan pembentukan kabinet zaken jika Jokowi berhasil menang lagi di Pilpres 2019. Kabinet zaken merupakan kementerian yang diiisi oleh kalangan ahli sehingga bukan merupakan representasi dari partai politik tertentu. Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Wakil Ketua TKN Johnny G Plate.
"Setuju 100 persen," kata Johnny, Kamis (9/5). "Kami sejalan dengan pendapat Wanrah BPIP Kiai Syafii Maarif terbentuknya zaken kabinet dan memegang prinsip presidential prerogative rights."
Usulan kabinet zaken dikemukakan oleh Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif. Meski demikian, Syafii menuturkan bahwa dalam kabinet tersebut nantinya juga diperbolehkan adanya unsur Parpol.
"Kita juga meminta kalau nanti Pak Jokowi pasti jadi presiden lagi, supaya dibentuk suatu zaken kabinet," ujar Syafii di Jakarta Pusat, Kamis (9/5). "Kabinet yang terdiri dari orang orang ahli, boleh dari partai, tapi partainya jangan mengusulkan seorang tapi beberapa orang, presiden yang menentukan."
Johnny mengklaim bahwa Partai Nasdem akan siap membantu Jokowi. Menurutnya, ada banyak kader Nasdem yang loyal dan kompeten yang siap mengabdi sebagai pembantu presiden.
"Ada banyak kader Nasdem yang loyal dan kompeten," ujar Johnny yang juga merupakan Sekjen Nasdem. "Yang jika dibutuhkan oleh presiden terpilih nanti akan selalu siap mengabdi penuh waktu sebagai pembantu presiden."
Sementara itu, Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily berbicara mengenai hak prerogatif presiden dalam memilih siapa saja yang akan mengisi bangku kementerian. Menurutnya, banyak kalangan politisi yang yang memiliki kemampuan profesional di bidangnya. "Soal zaken kabinet, kami berpandangan bahwa dari kalangan politisi atau partai politik juga banyak yang memiliki kompetensi dan profesionalitas sesuai dengan bidangnya," kata Ace dilansir dari Detik, Jumat (10/5).
Ia menilai bahwa peran Parpol juga harus dipertimbangkan dalam menjalankan roda pemerintahan. "Bagi kami, peran partai politik juga penting untuk dipertimbangkan sebagai pilar utama dalam memberikan dukungan bagi pemerintahan yang efektif," imbuh politikus Partai Golkar tersebut.
(wk/zodi)