BI Tanggapi Video Viral Petugas SPBU Siram Uang Rp 50.000 dengan Bensin untuk Buktikan Keaslian
Nasional

Dalam video yang baru-baru ini menghebohkan warganet, terlihat seorang petugas SPBU menyiram pecahan uang Rp 50.000 untuk membuktikan apakah uang tersebut asli atau palsu.

WowKeren - Belum lama ini viral video di media sosial yang memperlihatkan seorang petugas SPBU menyiram uang pecahan Rp 50.000 dengan bensin. Sontak kejadian ini membuat warganet heboh.

Ternyata aksi tersebut adalah untuk membuktikan keaslian uang. Ahmad, pria pemilik uang tersebut mengaku cukup kaget karena ternyata salah satu lembaran uang Rp 50.000 miliknya palsu.

Hal itu terbukti setelah salah satu lembaran uang Ahmad yang baru saja ia ia ambil dari mesin ATM tersebut terpisah menjadi dua lembar. Selain itu, warna uang juga kemudian luntur.

Terkait hal ini, Bank Indonesia ikut memberikan tanggapan. Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan edukasi memastikan keaslian uang dengan cara menyiraminya dengan bensin. Bank mengajarkan metode 3D untuk membuktikan keaslian uang yakni dilihat, diraba, dan diterawang. Terus terang, BI sendiri belum pernah mencoba cara ini.


"Bagaimana cara memastikan apakah itu uang palsu dengan disiram bensin?" kata Rosmaya di Jakarta, Jumat (10/5). "Kita belum melakukan eksperimen."

Menurut Rosmaya, tingkat literasi masyarakat untuk membedakan uang asli dan bukan sudah sangat baik. Hal itu terbukti dengan banyaknya laporan langsung oleh masyarakat terkait penemuan uang palsu.

"Artinya bahwa BI edukasi tentang uang palsu itu cukup masif," jelas Rosmaya. "Karena sekarang laporan uang palsu tidak saja datang dari bank, tapi dari masyarakat juga, (mereka) sudah dapat mendeteksi sendiri."

Selain paham bagaimana caranya membedakkan uang palsu, masyarakat juga sudah mengerti cara merawat uang dengan metode 5J. "Masyarakat itu sekarang sudah paham mana uang yang palsu. Kemudian cara merawat uang 5 J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi)," imbuh Rosmaya.

Oleh sebab itu, membasahi uang untuk membuktikan keaslian uang merupakan tindakan yang tidak disarankan. Sebab hal itu dinilai akan merusak kelayakan uang itu sendiri. "Kalau disiram artinya masuk ke 5 J, jangan dibasahi," tegas Rosmaya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait