BPN Bantah Gubernur Ganjar Pranowo: Jokowi Menang di Jateng karena Kecurangan Luar Biasa
Nasional

Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh suara yang sangat tinggi di Jawa Tengah. Menurut Gubernur Jateng ganjar Pranowo, perolehan ini tak lepas dari kerja keras segenap kader dan relawan PDIP.

WowKeren - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa salah satu faktor kemenangan Paslon 01 Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin disebabkan karena banyaknya posko pemenangan Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di provinsi tersebut. Hal ini dinilai justru mampu membakar semangat para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk bekerja lebih keras.

Sayangnya, pernyataan Ganjar tersebut mendapat bantahan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Juru Bicara BPN Andre Rosiade justru menilai kemenangan Jokowi di Jateng bukan murni karena prestasi partai pendukungnya namun justru menunjukkan adanya indikasi kecurangan.

"Ini gini sebenarnya Pak Jokowi menang di Jawa Tengah bukan karena prestasinya partai pendukung Pak Jokowi," kata Andre dilansir dari Kumparan, Sabtu (11/5). "Tapi kita temukan ada indikasi kecurangan yang luar biasa di Jawa Tengah ini."

Menurut Andre, ada banyak indikasi ketidaknetralan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jateng. Tak cukup sampai di situ, Andre juga menyebut adanya indikasi aparat memberi tekanan ke kepala desa agar mendukung Jokowi.


"Ada aparat yang bermain untuk Pak Jokowi," lanjut Andre. "Ada indikasi mobilisasi ASN, ada indikasi tekanan aparat ke oknum kepala desa yang harus memilih petahana."

Andre mengatakan bahwa temuan kecurangan tersebut sudah dilaporkan ke pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). "Ini yang kami hadapi kecurangan luar biasa di Jawa Tengah, makanya evaluasi kita ya sudah lapor ke Bawaslu," tambah Andre.

Jokowi-Ma'ruf meraup suara sangat tinggi di Jawa Tengah. Bahkan perolehan suara tersebut jauh melebihi target. Adapun perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di Jateng melebihi angka 72 persen. Hal ini, menurut Ganjar, disebabkan karena semangat para kader PDIP dan relawan yang bekerja keras dengan melihat banyaknya posko BPN di mana-mana.

"Kayaknya justru poskonya (BPN) ditaruh di sana, jadi semua semangat," kata Ganjar usai diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/5). "Jadi semua semangat, semua bekerja dan alhamdulillah di Jawa Tengah kondusif ya. Bekerjanya juga cukup serius."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait