Segera Rombak Susunan Kabinet, Jokowi Ingin Menteri Dari Kalangan Milenial
Twitter/KSPgoid
Nasional

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago mengatakan bahwa perombakan kabinet dengan mengisi tenaga muda adalah untuk menghadirkan angin baru dalam pemerintahan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi berencana untuk melakukan perombakan terhadap susunan kabinet pemerintahannya. Hal ini kabarnya akan dilakukan usai Lebaran.

Jokowi pun telah mengumumkan kriteria calon menteri yang diinginkannya untuk mengisi kursi kabinetnya nanti. Hal tersebut dikemukakan di hadapan para petinggi partai politik koalisi pendukung Paslon 01 di Menteng Jakarta Pusat pada Kamis (18/4) lalu.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia Ahmad Rofiq. Selain muda, menteri dari kalangan milenial tersebut harus cerdas. "Usianya 20-40 tahun dan pintar," kata Rofiq dilansir dari Tempo, Senin (13/5).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani dan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate yang juga hadir kala itu. Menurut mereka, pertemuan itu merupakan syukuran atas hasil quick count sejumlah lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.


Sementara itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago, menuturkan bahwa Jokowi memerlukan tenaga muda di pemerintahannya adalah dalam rangka untuk mendukung kehadiran revolusi industri 4.0. Dimana revolusi ini sarat akan teknologi digital. Oleh sebab itu, Jokowi ingin menghadirkan angin baru dalam pemerintahannya dengan mengambil tenaga muda. "Presiden ingin kabinet baru lebih berwarna,"ujar Irma masih dilansir dari Tempo.

Isu perombakan kabinet semakin menguat setelah Johan Budi Sapta selaku Juru Bicara Presiden memberi sinyal perombakan Kabinet Kerja kemungkinan akan dilakukan setelah hari Raya Idul Fitri. "Sampai lebaran ini tak ada informasi itu. Tapi kalau setelah lebaran kemungkinan bisa saja," ungkap Budi.

Sebelumnya, perombakan kabinet juga sempat disinggung oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ia menyebutkan bahwa perombakan kabinet bisa dilakukan tergantung dari bagaimana kondisi ke depannya.

"Perombakan kabinet ya presiden sudah mengatakan bisa iya bisa tidak, kita lihat kepentingannya," kata Moeldoko di Jakarta Pusat, Kamis (2/5). "Intinya kita semuanya berharap jangan sampai terjadi karena waktu kerja kita kan beberapa bulan."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait