BPN Prabowo Kaget Lieus Sungkharisma Ditangkap, Pastikan Akan Beri Bantuan Hukum
Nasional

Anggota Direktorat Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional Habiburokhman mengatakan bahwa pihaknya baru tahu Lieus ditangkap dari pemberitaan yang ada di media.

WowKeren - Aktivis Lieus Sungkharisma diamankan oleh Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya pada Senin (20/5) atas dugaan kasus makar. Lieus ditangkap setelah dua kali absen dari panggilan polisi.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Habiburokhman mengatakan bahwa pihak BPN siap memberikan bantuan hukum untuk Lieus dalam menjalani proses selanjutnya.


"Kami terkejut dan baru tahu dari media," kata Habiburokhman pada Senin (20/5). "Jika beliau belum ada lawyer, kami tawarkan bantuan hukum bagi beliau untuk menjalani proses ini."

Lieus yang telah ditetapkan sebagai tersangka saat ini merupakan salah satu juru kampanye Prabowo-Sandiaga. Dikatakan Habiburokhman, bukan hanya dari BPN saja yang siap membantu Lieus namun juga rekan pengacara lainnya. "Nggak hanya dari BPN, ada banyak rekan-rekan lawyer yang siap mendampingi beliau," lanjutnya.

Ia juga meminta agar pihak kepolisian mau menghormati hak-hak Lieus dalam mendapatkan pendampingan hukum. "Kami minta agar aparat menghormati hak-hak hukum beliau terutama hak untuk mendapat pendampingan hukum," tutur Habiburokhman.

Habiburokhman memastikan bahwa Lieus aktif di BPN. "Setahu saya beliau memang pendukung Pak Prabowo dan aktif di BPN," ucap politikus Partai Gerindra tersebut.

Lieus dilaporkan terkait dugaan makar. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Untuk menindaklanjuti laporan ini, polisi memanggil Lieus hingga dua kali namun Lieus tak kunjung memenuhi panggilan tersebut. Adapun alasan Lieus mangkir dari panggilan polisi lantaran dirinya belum memiliki pengacara.

Dalam penangkapan yang dilakukan, Lieus sempat memprotesnya. Sebab, ia merasa bahwa dirinya telah diperlakukan secara tidak adil. "Saya langsung ditarik, saya diangkat kayak ogoh-ogoh ya kan. Jadi enggak adil lah ini," ujar Lieus di Mapolda Metro Jaya pada Senin (20/5).

You can share this post!

Related Posts
Loading...