Banyak Titik Rawan, Polda DIY Imbau Masyarakat Tak Berpatok pada Peta Digital Saat Mudik
Nasional

Polisi mengakui bahwa para pengguna jalan cenderung memilih rute yang pendek atau jalan pintas. padahal, tak semua rute merupakan jalanan yang laik dilewati bahkan cukup berbahaya.

WowKeren - Selama menjelang dan pasca lebaran, sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat Indonesia untuk mudik dari kota perantauan ke kampung halaman. Imbasnya, jalanan akan menjadi semakin macet sehingga mengharuskan polisi lalu lintas untuk bekerja lebih ekstra.

Satu hal yang menjadi fokus adalah tingkat kerawanan kecelakaan di titik ruas jalan tertentu. Untuk itu, polisi mengimbau agar publik menghindari jalan rawan. Salah satunya tidak menjadikan peta digital sebagai pedoman utama ketika melakukan perjalanan nanti.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo. Tri mengatakan bahwa pengguna cenderung lebih memilih jalan pintas. Padahal, tak semua jalan pintas laik untuk dilewati dan bahkan ada yang berbahaya.


"Karena rawan juga ini google maps," kata Djati di Yogyakarta, Selasa (28/5). "Karena dia (pemudik dan wisatawan) akan mencari jalan yang pintas padahal jalan tersebut tidak laik dilalui kendaraan atau terlalu berbahaya."

Tri mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah memetakan jalur mana saja yang rawan selama mudik lebaran nanti. Tak semua jalanan merupakan aspal halus yang nyaman untuk dilewati. Beberapa ada yang berupa tikungan serta tanjakan tajam dan juga jalan yang lurus. Jalan yang lurus inilah yang membuat pengemudi terkadang lengah yang membuat mereka berkendara dengan kecepatan tinggi.

Untuk itu, pihak polisi lalu lintas sudah memasang tanda di tempat-tempat yang rawan tersebut dan mengarahkan pengguna jalan untuk mengambil rute alternatif. "Ada beberapa titik yang dipasangi papan penanda untuk mengarahkan kendaraan melewati jalur alternatif, juga didirikan pos-pos dan petugas yang berjaga di titik strategis," jelas Djati.

Polisi juga mengimbau bahwa di kompleks Bandara Adisutjipto juga rawan kepadatan lalu lintas mengingat adanya exit tol Kartasura. "Di depan kompleks Bandara Adisutjipto juga rawan kepadatan lalu lintas, mayoritas kendaraan dari arah timur masuk ke kota karena sudah ada exit tol Kartasura, diprediksi lebih padat dibandingkan dari arah Magelang ke kota," ujar Djati.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait