Prabowo Pergi ke Luar Negeri Ditemani WNA Rusia dan AS, Gerindra: Mereka Penasihat Bisnis
Nasional

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa perjalanan bisnis Prabowo ke Austria tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak lama.

WowKeren - Capres Prabowo Subianto diketahui bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa (28/5) pagi. Hanya menghabiskan waktu satu jam di Dubai, Prabowo pun langsung melanjutkan penerbangan ke Austria.

Dalam perjalanannya, Prabowo didampingi oleh sejumlah orang. Di antaranya terdapat 4 warga negara asing (WNA). Mereka adalah Mikhail Davydov dan Amzhelika Butaeva yang merupakan warga negara Rusia, Justin warga negara Amerika Serikat, serta Mischa Gemermann yang merupakan warga negara Jerman.

Partai Gerindra pun menjelaskan identitas para WNA yang mendampingi Ketua Umumnya. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, para WNA tersebut merupakan penasihat bisnis Prabowo.

"Penasihat dari beberapa bisnis, sudah lama gitu loh," tutur Dasco dilansir detikcom pada Rabu (29/5). "Bantu-bantu urusan bisnis."


Dasco pun menjelaskan bahwa perjalanan bisnis Prabowo tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun baru dapat terlaksana sekarang lantaran Prabowo disibukkan oleh kegiatan Pilpres. Dasco juga menyebut bahwa Prabowo hanya akan menghabiskan beberapa hari di luar negeri.

"Ini perjalanan-perjalanan yang direncanakan tapi tertunda. Sudah direncanakan sejak lama," ungkap Dasco. "Cuma karena kesibukan Pilpres baru bisa terealisasi sekarang. Menemui beberapa calon partner atau partner bisnis yang ada."

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno sempat mengaku heran mengapa rute penerbangan Prabowo ke luar negeri dapat tersebar ke publik. BPN Prabowo-Sandi mempertanyakan jika ada motif khusus di balik semua itu. Pasalnya, BPN menilai setiap orang bebas pergi ke mana saja termasuk Prabowo.

"Ke Brunei kemarin juga beredar manifesnya. Ini ke Dubai juga beredar," tegas juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, pada Rabu (29/5). "Siapa yang punya wewenang menyebarkan manifes? Ada apa ini? Memang enggak boleh orang bebas ke mana-mana?"

Di sisi lain, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, justru menyindir kepergian Prabowo ke luar negeri. TKN Jokowi-Ma'ruf mengaku heran dengan Prabowo yang justru meninggalkan anak buahnya di saat-saat penting seperti sekarang ini.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait