Anak di Bawah Umur di Sumbar Curi Komponen Rel Milik PT KAI
Nasional

Pencurian dilakukan dengan motif mendapatkan uang. Komponen rel kereta api seperti baut, pengait rel, dan pelat sambung rel dicuri lalu dijual kepada pemulung barang bekas.

WowKeren - Anak di bawah umur mencuri aset PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Divre II Sumatera Barat. Aset yang berhasil digondol antara lain baut, pengait rel, dan pelat sambung rel.

Kabar ini disampaikan oleh Manajer Pengamanan PT. KAI Divre II Sumatera Barat, AKBP Jefry Indrajaya pada Kamis (20/6). Jefry menyebut barang-barang yang sudah dicuri itu lantas dijual kepada pemulung. Kerugian yang diderita PT. KAI akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 50 juta.


"Kasus pencurian ini sudah diungkap dengan pelaku tiga orang anak di bawah umur," ujar Jefry, seperti dilansir di laman Kompas, Kamis (20/6). "Mereka sudah diproses pihak kepolisian namun setelah itu dilepas karena di bawah umur."

Jefry mengatakan, selama tahun 2019 ini tercatat 7 kasus pencurian komponen rel milik PT KAI berupa baut, pengait, dan pelat sambung rel telah terjadi. Ketujuh kasus ini pun terjadi di jalur kereta api Indarung-Teluk Bayur.

Dari tujuh kasus itu, hanya tiga yang terungkap dengan pelaku anak di bawah umur. Motifnya adalah untuk mendapatkan uang. Setelah dicuri, barang-barang tersebut kemudian dijual ke pemulung barang bekas.

"Untuk pelaku sudah proses dan diberi peringatan keras untuk tidak melakukannya lagi," paparnya. "Sementara pemulung dan pengumpul barang bekas tempat barang curian dijual juga sudah kita beri peringatan keras supaya tidak menerima hasil curian aset PT. KAI."

Pencurian ini, tutur Jefry, bukanlah hal yang sepele. Pasalnya pencurian komponen sekecil apapun dapat merusak rel dan membuat kereta api terjatuh. Sehingga keselamatan perjalanan dengan kereta api pun bisa terganggu.

"Dulu pernah kereta api hampir terjatuh karena relnya goyang akibat perkakasnya dicuri. Ini sangat berbahaya," kata Jefry. "Jika terjatuh dan menimpa perumahan masyarakat, tentu bisa berakibat fatal. Makanya kita minta warga sekitar jalur bisa ikut mengawasi jika ada pencurian."

Selain meminta tolong kepada warga sekitar untuk ikut mengawasi, Jefry juga menyebut pihaknya akan menurunkan polisi khusus kereta api (Polsuska). Polsuska ini nantinya akan berpatroli di jalur khusus kereta api.

"Selain itu kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur kereta api supaya menjaga keselamatan diri dan kereta api," pungkasnya tegas. "Jangan lakukan pelemparan (benda) ke kereta api dan jangan mencuri aset kereta api."

You can share this post!

Related Posts
Loading...