Tidak seperti bus-bus lainnya, Bus Suroboyo mewajibkan penumpangnya untuk membawa botol plastik bekas sebagai pembayarannya. Kebutuhan masyarakat akan bis ini semakin meningkat.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 22 Juni 2019 - 10:58 WIB
WowKeren - Kehadiran Bus Suroboyo rupanya disambut antusias oleh warga Kota Pahlawan. Bus Suroboyo pertama kali diluncurkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 7 April 2018. Bus ini mampu mengangkut hingga 67 penumpang dan beroperasi mulai jam 6 pagi hingga 10 malam.
Penumpang Bus Suroboyo kian meningkat seiring berjalannya waktu. Bus berbayar botol plastik itu rupanya banyak disukai oleh masyarakat. Tak heran jika pihak Pemkot berencana untuk menambah armada bus ini ke depannya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Eri Cahyadi mengatakan bahwa saat ini rencana tersebut masih dikaji oleh Dishub.
"Masih dalam kajian di Dishub. Insyaallah nanti pada perubahan anggaran keuangan (PAK) akan disampaikan tambahannya apakah dilakukan di PAK atau di 2020 atau cukup dan tidak melakukan tambahan," jelas Eri dilansir dari Detik, Sabtu (22/6). "Tapi insyaallah ada penambahan Bus Suroboyo."
Eri belum mengetahui secara pasti berapa jumlah armada yang akan ditambahkan jika rencana ini memang benar-benar terlaksana nantinya. Sebab, hal itu tergantung pada berapa besaran anggaran yang diperlukan.
"Belum pasti, hitungannya sudah selesai tapi belum dipaparkan," lanjut Eri. "Tapi Insyaallah segera dipaparkan. PAK kan Juli ini dan dalam waktu dekat ini akan keluar berapa jumlah tambahan bus itu tadi."
Eri melihat bahwa kebutuhan masyarakat akan bus berbayar botol plastik ini kian meningkat. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya penumpang yang rela antre di halte bus.
"Ya kebutuhannya memang banyak. Kita dapat laporan sampai ada yang nunggu bus sampai antre-antre," ujar Eri. "Nah itu yang akan kita lakukan untuk merencanakan penambahan bus."
Sebelumnya, penambahan armada Bus Suroboyo sudah pernah dilakukan pada Januari lalu. Sebanyak 10 armada tambahan dikerahkan untuk menambah kekuatan bus sebelumnya sehingga bisa memperpendek waktu headway antar titik pemberhentian.
"Jadi, ini akan menambah kekuatan rute timur-barat dan rute utara-selatan," kata Risma beberapa waktu lalu. Dengan penambahan bus tersebut, waktu headway yang biasanya memerlukan 20 menit bisa dipangkas hingga 10 menit.
(wk/zodi)