Memang jika dibanding pulau lain, aktivitas kegempaan di Kalimantan relatif kecil. Meski demikian, BMKG menyebutkan bahwa aktivitas tersebut ada sejak dulu.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 29 Juni 2019 - 16:54 WIB
WowKeren - Dibanding beberapa pulau lain di Indonesia, Kalimantan kerap dianggap lebih aman dari potensi terjadinya gempa. Namun, anggapan ini rupanya tidak sepenuhnya benar.
Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan bahwa Kalimantan tidaklah sepenuhnya aman dari gempa. Sejak dulu, sudah terlihat adanya aktivitas gempa di pulau ini.
"Di Kalimantan tidak benar kalau dibilang tidak ada gempa," kata Daryono di Graha BNPB Jakarta Timur, Jumat (28/6). "Sebenarnya setelah BMKG melakukan instalasi uji monitoring gempa bumi di Kalimantan tahun 2006-2008, aktivitas gempa di Kalimantan dapat terlihat, dan sejak dulu ada."
Bahkan disebutkannya, Kalimantan sendiri dilalui oleh lima patahan gempa atau sesar. Kelima sesar tersebut tersebar di seluruh penjuru Kalimantan. Sesar tersebut ialah Sesar Meratus yang berada di Kalimantan Selatan, Sesar Tarakan berada di Kalimantan Utara, Sesar Maratua melalui Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, lalu sesar Sampurna di daerah Nunukan, Kalimantan Utara.
Selain itu, ada satu sesar yang cukup besar yang membelah Pulau Kalimantan menjadi dua bagian wilayah, yakni utara dan selatan. Sesar regional tersebut bernama Sesar Adang. Namun, potensi sesar ini untuk menghasilkan gempa yang cukup besar relatif kecil. Sebab, Sesar Adang terbentuk sejak zaman purba.
Meski risiko gempa di Kalimantan kecil, namun bukan berarti pulau ini tidak pernah mengalami gempa. Daryono menyebut pernah terjadi gempa sebanyak 8 kali tapi kekuatan magnitudonya tidak begitu besar.
"Kebanyakan gempa di Kaltara Kaltim, Kalteng ada gempa di Muara Teweh pernah, Palangkaraya pernah, tapi hanya 3-4 Skala Richter, cukup menggetarkan masyarakat sana," tutur Daryono. "Di Kalbar juga terdapat gempa merusak tahun 2006, di Pontianak bagian timur. Semua provinsi di Kalimantan pernah gempa."
Selama ini, bagian Kalimantan yang relatif memiliki aktivitas gempa relatif tinggi berada di wilayah timur. "Magnitudo yang pernah terjadi yang mengkhawatirkan Kaltim Kaltara. Karena Keaktifan tinggi di bagian timur, bagian Selatan, tengah relatif aman gempa," pungkas Daryono.
(wk/zodi)