Gojek Ganti Logo, Sederet Atribut Mitra Layanan Ikut Berubah
Nasional

Seiring berjalannya waktu, Gojek telah berkembang menjadi aplikasi yang menyediakan banyak layanan sehingga diperlukan logo baru yang bisa melambangkan kondisi tersebut.

WowKeren - Perusahaan layanan berbasis online Gojek telah meluncurkan logo baru. Penggantian logo tersebut tidak bisa dibilang mendadak, sebab hal itu sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya dan telah melalui proses pengkajian selama satu tahun.

Logo tersebut diberi nama Solv. Jika selama ini logo Gojek identik dengan logo driver kendaraan roda dua dengan simbol Wi-fi, kini logo tersebut berubah lebih simpel berupa lingkaran yang tidak utuh namun memiliki titik di tengahnya.


Terkait hal ini, Pendiri sekaligus CEO Gojek Group Nadiem Makarim menjelaskan alasannya. Pemilihan logo tersebut didasarkan pada fungsi Gojek yang seiring berjalannya waktu telah mengalami perkembangan.

Tak hanya sebagai penyedia layanan transportasi online namun juga telah merambah ke layanan lainnya termasuk finansial. Oleh sebab itu, logo yang baru disebut-sebut mewakili banyak layanan yang disediakan oleh Gojek.

"Gojek sudah terlalu berubah dari awal usulnya," terang Nadiem dik kantornya, Jakarta, Senin (22/7). "Kami harus bisa mewadahi berbagai macam penyedia layanan, mitra, dan sistem keuangan."

Peluncuran logo baru ini juga diiringi dengan pergantian atribut para mitra. Tak hanya jaket dan helm untuk mitra pengemudi, perubahan juga dilakukan pada aksesori celemek untuk mitra Go-Food dan seragam talenta untuk mitra yang bekerja di layanan Go-Massage.

Terkait jaket dan helm, Nadiem mengatakan bahwa perlengkapan tersebut memang harus rutin diganti. Sebab, kualitas keduanya tentu akan menurun jika dipakai terus-menerus. Oleh sebab itu, untuk atribut yang baru ini, Gojek akan memastikan bahwa kualitasnya lebih baik dari yang sebelumnya.

"Jaket kan dua sampai tiga tahun harus diganti," terang Nadiem. "Jadi kami modal ganti desain saja. Mereka (mitra) akan beli dan mencicil atribut ini."

Sementara itu, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi mengatakan bahwa Gojek telah berkembang sebagai aplikasi penyedia banyak layanan. Jika dulu Gojek hanya memiliki 20 mitra pengemudi, saat ini decacorn tersebut telah memiliki 2 juta mitra pengemudi. "Kami optimalisasi layanan, serta personalisasi produk sesuai dengan preferensi tiap konsumen," kata Kevin dilansir dari Katadata, Senin (22/7).

You can share this post!

Related Posts
Loading...