Anies Baswedan Bakal Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Warga Pasar Tradisional Protes
Nasional

Baik pedagang maupun pembeli di pasar tradisional menolak jika aturan terkait larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai diterbitkan sebab hal itu akan menyulitkan mereka.

WowKeren - Pemerintah kian giat mengkampanyekan pengurangan pemakaian plastik sekali pakai. Hal ini menyikapi persoalan limbah plastik yang mulai mengancam lingkungan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menyusun peraturan mengenai larangan penggunaan plastik sekali pakai.

Sayangnya, tak semua pihak rupanya mendukung langkah tersebut. Sejumlah pro dan kontra turut mewarnai proses penyusunan Pergub tersebut.

Protes datang dari masyarakat yang ada di pasar tradisional. Larangan kantong plastik sekali pakai dinilai akan menyulitkan para konsumen, terutama bagi mereka yang berbelanja bahan makanan basah.

"Kalau pakai kantong plastik kan mudah langsung dikasih dari penjualnya nggak perlu bawa-bawa dari rumah," kata salah seorang warga yang tengah berbelanja di Pasar Minggu, Jakarta Selatan seperti dilansir dari Republika, Rabu (24/7). "Apalagi kalau belanjaannya berair kalau nggak pakai plastik kan sulit."


Selain itu, ia juga kurang setuju jika kebijakan kantong plastik berbayar diterapkan di pasar tradisional. Sebab, kondisi pasar tradisional tidak sama dengan yang ada di pasar ritel.

Tidak seperti pola belanja di pasar modern dimana belanjaan bisa dibeli satu tempat, di pasar tradisional konsumen harus berbelanja dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga akan sangat menyulitkan jika setiap kali berbelanja di toko tertentu mereka diharuskan membeli kantong plastik.

"Susah juga kalau pembeli harus beli kantong plastik," tuturnya. "Kalau di pasar kantong plastiknya butuh banyak karena kita belinya kan nggak satu toko."

Sementara itu, seorang pedagang buah-buahan, Darni, khawatir jika larangan tersebut benar-benar diterapkan maka justru akan membuat pembelinya berkurang. Sebab, pembeli biasanya akan kecewa jika tidak diberi kantong plastik. Oleh sebab itu, ia berharap agar larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai tidak diterapkan di pasar tradisional.

"Saya setuju kalau tidak merugikan para pedagang di pasar tradisional," kata Darni masih dilansir dari Republika. "Dan harus dicarikan juga pengganti kantong plastik."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait