Anies Baswedan Gelar Upacara HUT RI di Pantai Reklamasi, PDIP Minta Cari Tempat Lebih Layak
Nasional

Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono menilai bahwa upacara peringatan HUT RI ke-74 sebaiknya dilakukan di tempat yang baik, bukan di pulau reklamasi yang masih kontroversial.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menggelar upacara HUT RI ke-74 di salah satu pulau reklamasi. Anies akan menggelar upacara tersebut di Pulau D atau Pantai Maju.

"HUT RI 74, Jakpro ketempatan jadi tuan rumah," kata Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Hani Sumarno di Balai Kota, Jakarta, Rabu (24/7). "Biasanya upacara di Monas, kali ini berbeda, tingkat provinsi upacara HUT RI di kawasan pantai Maju."

Rencana ini mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono. Gembong mempertanyakan alasan Anies menggelar acara peringatan proklamasi kemerdekaan di pulau reklamasi. "Komenku sederhana, apa sih yang mau disasar dari peringatan 17 Agustus di pulau reklamasi itu?" tanya Gembong dilansir dari Detik, Jumat (26/7).

Sebab menurut Gembong, peringatan 17 Agustus adalah acara yang sakral sehingga penting untuk digelar di tempat yang baik. Sedangkan keberadaan pulau reklamasi sendiri masih menjadi kontroversi. Gembong mengusulkan agar perayaan tersebut dilakukan ditempat yang lebih layak.


"Saran saya Pemprov harus memperingati itu di tempat layak untuk dijadikan hari kemerdekaan," tegas Gembong. "Naif jika merayakan kemerdekaan di tempat yang sangat kontroversi, masyarakat masih banyak mempermasalahkan."

Menurut Gembong, masih banyak tempat lain di Jakarta yang layak dijadikan sebagai lokasi untuk menggelar upacara peringatan HUT RI. Misalnya seperti di balai Kota ataupun Monas. Semua tempat itu jauh lebih layak dibanding pulau reklamasi.

"Kami lihat memperingati di pulau D enggak layak," ujar Gembong. "Yang layak bisa di Balai Kota, Monas, jauh lebih layak lebih sakral, untuk memperingati hari kemerdekaan, dibandingkan pulau D."

Sementara itu menurut Hani, pulau reklamasi adalah tempat yang strategis mengingat sudah ada sejumlah sejumlah fasilitas yang mengelilingi tempat tersebut. "Yang unik karena tempatnya, lokasi berbatasan langsung dengan jalan sehat dan sepeda santai yang disingkat Jalasena. Jalasena sudah jadi 3,6 km dari 7,6 km yang direncanakan," terang Hani.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait