Menurut pelaksana tugas (Plt.) juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, delegasi tersebut dipimpin langsung oleh wakil pimpinan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar.
- Bertilia Puteri
- Senin, 29 Juli 2019 - 14:36 WIB
WowKeren - Sejumlah delegasi kelompok Taliban dilaporkan berkunjung ke Jakarta pada Sabtu (27/7) kemarin. Hal ini dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Menurut pelaksana tugas (Plt.) juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, delegasi tersebut dipimpin langsung oleh wakil pimpinan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar. Delegasi tersebut juga sempat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Mereka (delegasi Taliban) diterima secara informal oleh pak Wapres pada Sabtu lalu," terang Teuku dilansir CNN Indonesia pada Senin (29/7). Meski demikian, Teuku tidak menjelaskan lebih lanjut apa maksud delegasi Taliban mengunjungi Tanah Air serta hasil pertemuan mereka dengan Jusuf Kalla.
Di sisi lain, juru bicara Taliban, Zabinhulllah Mujahed, menjelaskan bahwa delegasinya mengunjungi Ibu Kota dengan maksud memperkuat relasi politik dan kerja sama antara Indonesia-Afghanistan di masa depan. "Dalam perjalanan, pembicaraan akan berlangsung seputar relasi politik yang baik antara kedua negara, perdamaian, dan kerja sama di masa depan dengan Afghanistan," jelas Mujahed dilansir kantor berita Anadolu.
Baradar sendiri, tutur Mujahed, ditemani oleh 8 delegasi Taliban di kunjungan tersebut. Menurut Mujahed, lawatan ini dilakukan saat pemerintah dan akademisi Islam Indonesia terus mendukung proses perdamaian di Afghanistan. Jakarta sendiri dikabarkan akan menjadi tuan rumah dari Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim yang akan dihadiri delegasi dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia pada akhir bulan ini.
Sementara itu, Direktur Jenderal untuk Asia, Pasifik, dan Afrika di Kemlu RI, Desra Percaya, sebelumnya telah mengunjungi Ibu Kota Afghanistan, Kabul, pada awal Juli lalu. Dalam kunjungan tersebut, Desra membahas kemitraan Indonesia dalam proses perdamaian, konferensi Ulama dan dialog perempuan di Jakarta. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari, telah bertemu dengan Baradar di Ibu Kota Qatar, Doha, pada bulan Mei lalu.
Diketahui, perang terus berkecamuk dan merenggut banyak nyawa di Afghanistan di tengah upaya percepatan proses perdamaian yang baru lahir. Upaya perdamaian ini juga tengah diupayakan Amerika Serikat dengan Taliban. Namun upaya tersebut dikritik pemerintah Afghanistan yang merasa tak pernah dilibatkan dalam proses perdamaian.
(wk/Bert)